Megawati Panjatkan Doa Khusus untuk Indonesia Saat Umrah di Makkah

- Minggu, 15 Februari 2026 | 02:45 WIB
Megawati Panjatkan Doa Khusus untuk Indonesia Saat Umrah di Makkah

MURIANETWORK.COM - Presiden kelima Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, memanjatkan doa khusus untuk bangsa dan negara saat menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci. Ibadah yang dilaksanakan bersama keluarga di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, pada Sabtu (14/2/2026) ini menjadi momen spiritual sang mantan kepala negara untuk memohon kerukunan dan persatuan Indonesia menjelang Ramadan.

Momen Spiritual di Tanah Suci

Di bawah langit Makkah, Megawati yang juga Ketua Umum PDIP itu melaksanakan rangkaian tawaf dengan khusyuk. Selain melafalkan bacaan-bacaan umum dalam ibadah, ia juga secara khusus menyelipkan permohonan dan harapan untuk Indonesia di setiap putaran. Suasana khidmat terasa menyertai setiap langkahnya di sekitar Ka'bah.

Ibadah keluarga tersebut dipandu oleh Ustaz Muhammad Hafidz Makmun. Sementara doa-doa kolektif dipimpin oleh Duta Besar RI untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, yang akrab disapa Gus Mis.

Doa untuk Demokrasi dan Kesejahteraan Rakyat

Dalam munajatnya, Gus Mis dengan suara lirih memanjatkan harapan agar jalan demokrasi yang ditempuh Indonesia mendapat ridho dari Yang Maha Kuasa. Doa dipanjatkan agar proses demokrasi tersebut benar-benar mampu mengantarkan pada tujuan utamanya: menyejahterakan seluruh rakyat Indonesia.

Ia juga memohon agar bangsa ini senantiasa dikaruniai kebijaksanaan dan kemuliaan dalam mengarungi dinamika berbangsa. Gus Mis turut berdoa supaya kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Nusantara dapat dikelola dengan baik untuk kemakmuran bersama.

Pancasila disebut sebagai perekat utama dalam doanya. Dalam sebuah paragraf terpisah, Gus Mis mengungkapkan harapannya,
"Sejahterakanlah rakyat kami, bahagiakan kami, satukan terus kami di bawah Pancasila, yang di bawahnya kami bertekad untuk terus bersatu meski kami berbeda-beda."

Ucapan tersebut diikuti dengan penuh khidmat oleh Megawati dan seluruh anggota keluarganya yang hadir, mengakhiri rangkaian doa dengan harapan akan Indonesia yang lebih baik.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar