Santri 14 Tahun Tewas Terseret Ombak Ditemukan di Perairan Pandeglang

- Jumat, 13 Februari 2026 | 22:30 WIB
Santri 14 Tahun Tewas Terseret Ombak Ditemukan di Perairan Pandeglang

Pencarian yang menegangkan di Pantai Deplangu, Pandeglang, akhirnya berakhir dengan kabar duka. Dafa Kurniawan Fadilah, santri berusia 14 tahun yang dilaporkan hilang setelah terseret ombak, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Jasadnya mengambang di perairan tak jauh dari lokasi kejadian.

Menurut Kapolsek Sumur, AKP Erwin Heryadi, kejadiannya bermula Kamis lalu. "Terseret arus laut sampai ke tengah laut," ujarnya, menjelaskan awal mula musibah yang menimpa remaja itu.

Operasi pencarian pun digelar tak lama setelah laporan masuk. Tim SAR Gabungan yang dikerahkan membentuk dua regu untuk menyisir area secara menyeluruh. Satu regu fokus di darat, sementara regu lainnya menelusuri lautan.

Kepala Kantor Basarnas Banten, Al Amrad, memberikan rincian teknis operasi itu. SRU I melakukan pencarian menggunakan perahu karet dengan radius pencarian mencapai 2 mil laut dari titik awal. Di sisi lain, SRU II melakukan penyisiran di sepanjang garis pantai, baik ke arah utara maupun selatan, masing-masing sejauh dua kilometer.

Usaha itu membuahkan hasil pada Jumat siang, tepatnya sekitar pukul 14.30 WIB. "Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di koordinat 6°40'20"S 105°34'10"E," jelas Al Amrad melalui keterangan tertulis.

Lokasi penemuan jasad itu berjarak kira-kira 0,25 mil laut dari tempat Dafa pertama kali dilaporkan hilang.

Setelah ditemukan, proses evakuasi segera dilakukan. Jasad korban dibawa ke Puskesmas Sumur sebelum akhirnya diserahkan kepada keluarga yang telah menunggu dengan cemas. Dengan penemuan ini, operasi pencarian resmi dihentikan.

Musibah ini kembali mengingatkan betapa ganasnya ombak di pantai selatan Banten, sekaligus menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan lingkungan pondok pesantren tempat Dafa menimba ilmu.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar