MURIANETWORK.COM - PT Jasa Marga (Persero) Tbk secara resmi meluncurkan identitas baru untuk layanan transaksi tol nir sentuhnya, Travoy Go, dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di Jakarta. Inovasi berupa stiker RFID ini dirancang untuk mempercepat proses pembayaran di gerbang tol, mengurangi antrean, dan menyambut puncak arus mudik Lebaran tahun depan dengan sistem yang lebih efisien.
Travoy Go: Rebranding untuk Layanan yang Lebih Efisien
Sebagai pengembangan dari program sebelumnya yang dikenal sebagai Let it Flo, Travoy Go menghadirkan konsep yang sama namun dengan identitas yang diperbarui. Inti layanannya tetap memudahkan pengguna jalan tol untuk beralih ke sistem pembayaran yang lebih praktis, tanpa perlu kontak fisik atau mengeluarkan kartu.
Dengan teknologi Radio Frequency Identification (RFID), kendaraan yang telah dipasangi stiker khusus dapat melintas dengan mulus. Sensor di gerbang tol akan mendeteksi stiker dari jarak sekitar satu meter saat kendaraan melaju dengan kecepatan di bawah 20 km/jam, sehingga palang pintu terbuka secara otomatis tanpa mengharuskan pengemudi berhenti.
Fasilitas Langsung di IIMS 2026 dan Persiapan Menyambut Mudik
Memanfaatkan momentum pameran otomotif terbesar tersebut, Jasa Marga membuka layanan langsung bagi pengunjung. Di Hall D JIExpo Kemayoran, masyarakat dapat melakukan registrasi dan pemesanan stiker. Sementara untuk pemasangan fisik stiker RFID, perusahaan menyediakan Fitment Center terpisah di Hall C.
Langkah strategis ini jelas merupakan persiapan matang menyongsong puncak arus mudik Lebaran 2026. Diharapkan, adopsi teknologi ini dapat secara signifikan memangkas waktu tunggu di gerbang tol, menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi jutaan pemudik.
Lebih dari Sekadar Pembayaran: Fungsi sebagai Asisten Digital
Jasa Marga tidak berhenti pada inovasi pembayaran saja. Perusahaan juga mendorong penggunaan aplikasi Travoy Go yang berfungsi sebagai asisten digital perjalanan yang komprehensif. Aplikasi ini terintegrasi dengan sistem pembayaran RFID melalui LinkAja.
Lebih dari itu, aplikasi tersebut menyediakan beragam fitur pendukung. Pengguna dapat memantau kondisi lalu lintas secara real-time dan mendapatkan informasi terkini mengenai titik rest area yang sangat krusial selama perjalanan mudik.
“Implementasi stiker RFID Travoy Go merupakan bagian dari rencana besar percepatan transaksi tol nir henti,” ungkap pihak perusahaan. Targetnya, sistem ini akan diterapkan secara lebih masif pada 2026 untuk mendukung mobilitas masyarakat yang lebih lancar dan aman, terutama saat libur panjang.
Menuju Sistem Tol yang Terintegrasi di Masa Depan
Peluncuran Travoy Go menandai komitmen berkelanjutan dalam transformasi layanan jalan tol nasional. Dengan integrasi antara teknologi fisik dan aplikasi digital, Jasa Marga berupaya membangun ekosistem perjalanan yang terpadu. Bagi masyarakat yang tertarik merasakan kemudahan ini, booth Jasa Marga di IIMS 2026 menjadi kesempatan tepat untuk mendaftar dan memasang stiker sebelum musim mudik tiba.
Artikel Terkait
RPKAD dan KKO Rebut Benteng Terakhir Permesta di Gunung Potong Setelah Serangan Mendadak 1958
Jadwal Salat Makassar untuk Minggu, 15 Februari 2026
Tabungan Rp 15 Juta untuk Berobat Kakek 70 Tahun Hangus Terbakar di Dapur
Tabungan Usia Tua untuk Berobat Ludes Terbakar, Kakek di Polewali Mandar Berduka