Soal rights issue-nya, IMJS menerbitkan saham baru lebih dari 2,1 miliar lembar. Harganya Rp230 per saham, sehingga total dana maksimal yang bisa dihimpun mencapai Rp504,83 miliar. Penyuntikan modal ke CSM ini menyerap sebagian besar dana tersebut.
Di sisi lain, pergerakan saham IMJS di pasar terlihat cukup bergejolak. Hingga Rabu (24/12), sahamnya terpangkas 7,41% ke level Rp250 per lembar. Dalam sepekan, pelemahannya bahkan mencapai lebih dari 30%. Meski begitu, dalam rentang satu bulan, saham ini masih tercatat tumbuh hampir 9%.
Nah, itulah perkembangan terbarunya. Aksi korporasi ini jelas menjadi perhatian untuk melihat strategi grup tersebut ke depannya.
Artikel Terkait
Dokumen Rahasia Sebut Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Bakal Naik Signifikan
Rupiah Melemah ke Rp17.002, Dihantui Ketegangan Iran dan Prospek Kenaikan Suku Bunga AS
IHSG Bangkit dari Jurang 7.000, Ditutup Melemah Tipis di 7.091
BREN Akhiri Program Buyback Saham Lebih Cepat, Kondisi Pasar Dinilai Stabil