JAKARTA – Kabar soal kenaikan harga BBM Pertamina non-subsidi besok, Selasa 1 April 2026, tiba-tiba membanjiri media sosial. Isunya sih, kenaikannya bakal signifikan. Bikin resah aja.
Nah, beredar juga nih sebuah dokumen berstempel ‘confidential’ yang membeberkan angka-angka rincinya. Kalau data itu benar, Pertamax bakal naik Rp5.550 per liternya. Harganya melesat dari Rp12.300 jadi Rp17.850. Gak tanggung-tanggung.
Produk lain ikut-ikutan. Pertamax Green disebut naik Rp6.250 ke Rp19.150. Sementara Pertamax Turbo juga melonjak Rp6.350, mencapai harga yang sama, Rp19.150 per liter. Untuk jenis solar, Dex dan Dexlite sama-sama mengalami kenaikan fantastis sebesar Rp9.450 per liter.
Lantas, apa penyebabnya? Menurut keterangan dalam dokumen tadi, ini nggak lepas dari dua hal utama: pelemahan Rupiah terhadap Dolar AS dan kenaikan harga acuan internasional atau HIP. Rupiah disebut melemah tipis ke level Rp16.877 per USD.
Yang lebih dramatis adalah lonjakan HIP Gasoline RON 92 dan HIP Gasoil 250ppm. Angkanya naik puluhan persen, bahkan ada yang hampir menyentuh 91%. Bisa dibayangkan tekanan yang diterima Pertamina.
Artikel Terkait
Pemerintah Targetkan Groundbreaking Rusun Bantaran Rel Senen Mei 2026
Laba Bersih ICBP Melonjak 30% Jadi Rp9,2 Triliun di Tengah Tekanan Biaya
Stok Beras Bulog Tembus Rekor 4,3 Juta Ton, Inflasi Berhasil Dikendalikan
WOM Finance Bagikan Dividen Rp46 Miliar dari Laba Bersih Rp142,5 Miliar