Program diskon tiket kapal PELNI ternyata benar-benar diserbu masyarakat. Hingga akhir Maret lalu, anggaran yang terserap sudah nyaris habis, mencapai 92,5 persen dari total yang disiapkan. Angkanya cukup fantastis.
Program ini punya nilai tak sedikit, Rp42,3 miliar. Dibuka sejak pertengahan Februari 2026, program ini akan terus berjalan sampai kuotanya habis atau paling lambat untuk keberangkatan hingga 5 April mendatang.
Nah, kalau dilihat dari datanya per 28 Maret, sudah ada 431.705 orang yang menikmati potongan harga ini. Jumlah itu hampir menyentuh target, lho tepatnya 96,9% dari proyeksi awal yang menargetkan 445.534 penumpang.
Minatnya ternyata tetap tinggi bahkan di masa arus balik. Coba lihat rentang 23 sampai 28 Maret saja, tercatat 114.345 orang menggunakan tiket diskon untuk pulang.
Puncaknya terjadi pada 28 Maret, dengan 22.524 penumpang berangkat dalam sehari. Tapi, puncak "sebenarnya" dari arus balik diprediksi bakal terjadi nanti, tanggal 2 April. Proyeksinya bisa mencapai 27.009 penumpang. Ramai sekali.
Fenomena ini nggak lepas dari kebijakan work from anywhere yang sempat diberlakukan akhir Maret lalu. Banyak yang memanfaatkan momen itu untuk pulang kampung lebih awal, atau sekadar traveling.
Dari sisi pelabuhan, ada beberapa titik yang paling sibuk. Untuk keberangkatan, Makassar memimpin dengan 39.359 penumpang. Disusul Batam, Balikpapan, Ambon, dan Bau-Bau dengan angka puluhan ribu juga.
Di sisi lain, pelabuhan tujuan yang paling padat adalah Surabaya. Kota ini kedatangan 46.222 penumpang. Makassar lagi-lagi masuk daftar, kali ini sebagai tujuan, diikuti Belawan, Bau-Bau, dan Ambon.
Lalu, rute apa yang paling diminati? Tampaknya jalur Batam–Belawan jadi juaranya, dengan 26.115 penumpang. Rute sebaliknya, Belawan–Batam, juga tak kalah ramai. Kemudian ada Balikpapan–Surabaya, Makassar–Surabaya, dan Bau-Bau–Makassar yang melengkapi lima besar.
Memasuki puncak arus balik Lebaran, prediksinya masih sama: Makassar akan jadi pelabuhan asal terpadat, sementara Surabaya tetap menjadi tujuan utama.
Rute-rute andalan seperti Batam–Belawan dan sebaliknya diperkirakan tetap sesak. Begitu pula dengan jalur Balikpapan menuju Surabaya, yang diprediksi masih jadi primadona bagi para pemudik di wilayah timur.
Shifa Nurhaliza Putri
Artikel Terkait
Sistem Ganjil-Genap di Jakarta Ditiadakan pada Hari Libur Nasional 1 Juni 2026
Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan pada 1 Juni 2026 Bertepatan Libur Nasional Hari Lahir Pancasila
Akademisi dan IESR Sebut Target PLTS 100 GW Perlu Fondasi Kokoh, Bukan Sekadar Angka Besar
Anak Terpeleset Jatuh ke Parit Kandang Gajah di Ragunan, Petugas Evakuasi Tanpa Cedera