Ledakan keras mengguncang permukiman di Pringrejo, Pekalongan Barat, Minggu pagi kemarin. Sumbernya? Sebuah balon udara liar yang ternyata membawa muatan petasan. Akibatnya, dua rumah warga rusak cukup parah.
Menurut sejumlah saksi, kejadiannya berlangsung sekitar pukul tujuh pagi. Suara ledakan itu datang tiba-tiba, membuat warga sekitar kaget dan panik.
Kasatreskrim Polres Pekalongan Kota, AKP Setyanto, mengonfirmasi kejadian ini. Ia menjelaskan kronologi awal berdasarkan keterangan yang dihimpun.
"Awal mula ledakan itu dari balon yang dikasih petasan. Ada salah satu petasan yang jatuh dan mengenai dua rumah warga, sehingga mengakibatkan kerusakan," jelas Setyanto di lokasi kejadian.
Kerusakan yang ditimbulkan ternyata tidak main-main. Satu rumah mengalami kerugian material yang cukup besar.
"Untuk kerugian, ada dua rumah. Yang satu kerusakannya sekitar Rp 50 juta, cukup lumayan. Atap dan beberapa tembok penyekat rumahnya rusak. Yang satunya lagi mengalami kerusakan pada teras, sekitar Rp 1 juta," paparnya lebih rinci.
Dugaan sementara, balon udara yang dimaksud diterbangkan dari jarak sekitar 100 meter dari lokasi rumah korban. Setyanto menambahkan bahwa pihaknya masih mendalami kasus ini.
Pemeriksaan terhadap saksi-saksi, termasuk para pemilik rumah yang jadi korban, masih terus berlangsung untuk menyelidiki asal-usul balon udara liar tersebut.
Artikel Terkait
Pengamat: Pemadaman Listrik Sumatra Bukan Hanya Terjadi di Indonesia, Perlu Penguatan Sistem
Kemenag Sebut Enam Lokasi Mustajab untuk Berdoa Selama Ibadah Haji
Selebgram Woodyrman Aniaya Warga Brunei di Blok M karena Kesal Ditegur, Polisi: Pelaku Mabuk
Pemprov DKI Tiadakan Car Free Day Sudirman-Thamrin 31 Mei 2026 karena Bertepatan dengan Perayaan Waisak