Dampaknya ternyata berlapis. Di sisi lain, kehadiran "Penibrilink" ini benar-benar mempermudah akses keuangan, khususnya bagi para pelaku usaha kecil di wilayahnya.
Kisah Peni ini, kalau dipikir-pikir, adalah gambaran nyata bagaimana layanan keuangan bisa merangkul pelosok. BRILink Agen bukan cuma jadi sumber penghasilan tambahan, tapi juga jembatan yang menyamakan akses.
Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, melihat fenomena ini sebagai bagian dari ekosistem berbagi di tingkat akar rumput.
Akhmad menambahkan, angka yang tercatat hingga akhir November 2025 cukup mencengangkan. Sekitar 1,2 juta BRILink Agen telah tersebar, menjangkau lebih dari 66 ribu desa atau lebih dari 80% total desa di Indonesia.
Sebuah transformasi, yang dimulai dari niat sederhana seorang ibu di dataran tinggi.
Artikel Terkait
BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham Multipolar Technology Usai Anjlok 76%
Tambang Nikel Hengjaya di Morowali Dihentikan Sementara Usai Kecelakaan Kerja Tewaskan Pekerja
Harga Emas Anjlok 2,84%, Tertekan Dolar AS dan Ketegangan Timur Tengah
Harga Minyak Melonjak Lagi Usai Harapan Damai Timur Tengah Meredup