JAKARTA – Gelar orang terkaya Indonesia untuk tahun 2025 kembali dipegang oleh Hartono bersaudara. Majalah Forbes baru saja merilis daftarnya, dan nama R. Budi Hartono dan Michael Hartono masih bertengger di puncak. Meski begitu, ceritanya nggak sesederhana itu.
Soalnya, kalau dilihat dari angka, kekayaan mereka justru menyusut. Tahun lalu, hartanya tercatat USD 50,3 miliar. Sekarang, angka itu turun jadi USD 43,8 miliar atau sekitar Rp 731 triliun. Lumayan jauh juga selisihnya.
Tapi jangan salah, secara keseluruhan, para taipan di Indonesia justru makin kaya. Total kekayaan 50 orang terkaya negeri ini melonjak jadi USD 306 miliar! Angka yang fantastis, setara dengan lebih dari Rp 5.100 triliun. Lonjakan ini, menurut Forbes, didorong oleh kinerja IHSG yang cukup tangguh menghadapi gejolak ekonomi global.
Lalu, dari mana sebenarnya sumber kekayaan keluarga Hartono? Mayoritas tentu saja dari Bank Central Asia (BCA). Kisahnya cukup menarik. Mereka membeli saham bank itu dari keluarga Salim pasca krisis ekonomi 1998, setelah sebelumnya kehilangan kendali.
Namun, bisnis mereka jauh lebih beragam dari sekadar perbankan.
Ada Djarum, raksasa rokok kretek yang didirikan ayah mereka dan kini dijalankan oleh generasi berikutnya, Victor Hartono. Mereka juga punya bisnis properti di Jakarta, merek elektronik Polytron yang sekarang merambah ke kendaraan listrik, dan tentu saja, e-commerce.
Artikel Terkait
Saham Energi Boy Thohir Jadi Penopang Pasar di Tengah Pelemahan IHSG
Menkeu Purbaya Bicara Beban Jabatan dan Rencana Bantu Pedagang Terbelit Utang
Bitcoin Koreksi 7% Usai The Fed Pertahankan Suku Bunga dan Revisi Proyeksi Inflasi
Kemenhub Klaim Harga Tiket Mudik Masih Wajar, OTA Dituding Sebabkan Persepsi Mahal