paparnya.
Untuk tahap awal, program ini akan didorong di 15 daerah. Jakarta dapat giliran pertama sebagai pilot project, dengan Jakarta Creative Hub yang sudah disiapkan Pemprov DKI jadi lokasinya.
“DKI menyiapkan gedung ini khusus untuk pengembangan digital, dan tadi baru dibuka 1 lantai, punya potensi 6 lantai atau 7 ribu meter. Sehingga tentu ekosistem AI ini menjadi ekosistem yang penting,”
jelasnya.
Swasta Diajak Gerak Cepat Kembangkan Ekosistem IoT
Dalam kesempatan yang sama, Airlangga juga menyentil peran swasta. Ia mendorong agar mereka ikut terjun mengembangkan ekosistem digital, khususnya untuk IoT. Salah satu yang disebut adalah PT Jababeka Tbk.
Harapannya, Jababeka bisa membangun ekosistem IoT di berbagai kawasan industri mereka.
“Di Cilegon itu klasternya industri. Kemudian di Semarang, kalau di Semarang back to back sama Kendal, kemudian di Maluku. Jadi itu untuk anak muda, bapak (Jababeka) yang siapin, cari mentornya, cari industrinya,”
tutup Airlangga.
Artikel Terkait
Emas Terjun Bebas, Pasar Logam Mulia Diguncang Aksi Spekulan
Guncangan Emas Global: Bencana atau Peluang bagi Saham Tambang Domestik?
Pasar Saham Menanti Langkah BEI Usai Guncangan dan Gelombang Mundur Pejabat
MSCI Soroti Uninvestability Saham Gorengan, BEI Tegaskan sebagai Tindak Kejahatan