“Kami memperkirakan puncak transaksi tunai akan terjadi pada dua pekan terakhir menjelang akhir tahun 2023 hingga awal tahun 2024 yang merupakan periode masa liburan, untuk itu kami mengoptimalkan layanan baik offline di kantor layanan terbatas maupun e-channel (ATM, BSI Net, BSI Mobile, BSI Smart) dan layanan lainnya untuk melayani dan menjangkau nasabah,” ujar Bob.
“Oleh karena itu, kami juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan digital BSI melalui ATM dan BSI Mobile yang dapat digunakan di manapun dan kapanpun selama 24 jam, sehingga transaksi finansial nasabah dapat berjalan secara realtime,” kata Bob.
484 Kantor Cabang BSI Akan Beroperasi
Sebanyak 484 kantor cabang BSI tetap akan beroperasi secara terbatas mulai pukul 08.00-14.00 waktu setempat selama periode 23 Desember 2023 - 1 Januari 2024. Pemilihan lokasi operasional kami difokuskan pada Kantor Cabang Utama, terutama di lokasi - lokasi yang strategis.
Saat ini BSI memiliki lebih dari 1.100 kantor cabang, 2.559 mesin ATM serta menyediakan layanan transaksi penarikan uang tunai melalui kerjasama dengan gerai Indomaret dan Alfamart di seluruh Indonesia. Masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi terkait layanan melalui kanal resmi BSI di www.bankbsi.co.id.
Selain itu, untuk daerah-daerah yang jauh dari lokasi ATM, BSI memiliki lebih dari 92 ribu Agen BSI Smart yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia yangmenjadi kepanjangan tangan BSI dalam membantu nasabah untuk lebih mudah melakukan transaksi keuangan seperti tarik dan setor tunai, transfer antar rekening BSI dan bank lain, pembayaran PLN, pembayaran BPJS, serta pembelian pulsa dan sebagainya.
Perseroan juga terus mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan waspada dengan tidak memberikan data pribadi, PIN, OTP, atau dokumen penting lainnya kepada oknum yang mengatasnamakan BSI.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: victorynews.id
Artikel Terkait
Pemerintah Batalkan Kuota Tambang, Harga Nikel Global Mulai Bangkit
Harga Emas Antam Naik Rp 7.000, Pajak Pembeli Akhir Dihapus
IHSG Tumbang, Tapi 10 Saham Ini Justru Melonjak hingga Lebih dari 100%
Emas Tembus USD 4.987, Hampir Pecahkan Rekor Tertinggi Setahun