Ricky Hartono, sang pengendali utama PT Arkora Hydro Tbk (ARKO), baru saja melepas sahamnya dalam jumlah yang cukup signifikan. Transaksi itu terjadi dalam dua hari berturut-turut, tepatnya pada 1 dan 2 Desember 2025 lalu. Totalnya, 165 juta lebih saham atau sekitar 5,64% kepemilikannya berpindah tangan.
Dalam keterbukaan informasi ke BEI yang dirilis Jumat (5/12), Hartono menjelaskan alasannya.
"Tujuan transaksi adalah divestasi saham langsung," ujarnya singkat.
Yang menarik, penjualan ini dilakukan dengan dua harga yang berbeda cukup jauh. Sebagian besar, yakni 150,4 juta saham, dilego di harga Rp950 per lembar. Sementara, sisa 14,6 juta saham lainya terjual lebih mahal, yaitu Rp1.800 per saham. Dari dua transaksi itu, Hartono berhasil mengumpulkan dana segar yang tidak sedikit: hampir Rp195,61 miliar masuk ke kantongnya.
Artikel Terkait
BEI Perpanjang Penundaan Transaksi Short Selling hingga September 2026
Wall Street Menguat di Tengah Harapan Pembukaan Kembali Selat Hormuz
Program Mudik Gratis Pemerintah Berangkatkan 500 Pemudik dari Jakarta
BEI Tetapkan Libur Perdagangan 5 Hari Berturut-turut Maret 2026 untuk Nyepi dan Idulfitri