Ibu Hamil 19 Tahun Tewas dengan Luka Gorok di Leher di Lebong

- Jumat, 06 Februari 2026 | 22:00 WIB
Ibu Hamil 19 Tahun Tewas dengan Luka Gorok di Leher di Lebong

MURIANETWORK.COM - Seorang ibu hamil berusia 19 tahun ditemukan tewas di dalam kamarnya di Kabupaten Lebong, Bengkulu, Kamis (5/2/2026) siang. Korban yang berinisial AU diduga menjadi korban pembunuhan setelah ditemukan dengan luka gorok di leher. Polisi telah menerima laporan dari keluarga dan kini tengah mendalami kasus ini, termasuk dengan mengamankan sejumlah barang bukti dari TKP.

Laporan Keluarga dan Temuan Awal Polisi

Kasus ini mulai terungkap setelah keluarga korban, atas nama Supriyadi, melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Laporan itu langsung ditindaklanjuti dengan pemeriksaan di tempat kejadian perkara.

Kasat Reskrim Polres Lebong, AKP Darmawel, mengonfirmasi perkembangan awal penyelidikan. "Keluarga korban atas nama Supriyadi telah melapor ke kita untuk mengusut adanya dugaan pembunuhan terhadap korban," jelas Darmawel.

Dalam pemeriksaan TKP yang dilakukan pada hari yang sama, tim penyidik berhasil mengamankan sebuah benda tajam yang diduga kuat terkait dengan kematian korban. Temuan ini menjadi titik terang penting bagi penyelidikan.

"Laporan telah kita terima, hasil pemeriksaan di TKP kita temukan sebuah pisau atau sajam," tambahnya, memperkuat pernyataan sebelumnya.

Korban Ditemukan Orang Tua Usai Pulang Pasar

Kronologi penemuan korban diungkapkan oleh Kapolsek Lebong Atas, Iptu M. Mico. Menurut penjelasannya, korban pertama kali ditemukan dalam kondisi tak bernyawa oleh orang tuanya sendiri. Saat itu, kedua orang tua AU baru saja pulang dari aktivitas berbelanja di pasar.

Mereka kemudian mengecek kamar sang anak dan mendapati pemandangan yang mengenaskan. Kamar yang seharusnya menjadi tempat beristirahat itu berubah menjadi lokasi kejadian perkara.

"Korban merupakan ibu yang sedang hamil, ditemukan meninggal di kamar, dengan kondisi luka pada leher," tutur Mico, menggambarkan situasi yang dihadapi keluarga.

Fakta bahwa korban sedang mengandung menambah dimensi kesedihan dalam kasus ini. Polisi masih bekerja untuk merekonstruksi kejadian dan mengumpulkan petunjuk lain guna mengungkap motif serta pelaku di balik tragedi ini.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar