IHSG Tembus Rekor, Sentuh Angka 8.669 di Tengah Euforia Pasar

- Rabu, 03 Desember 2025 | 09:35 WIB
IHSG Tembus Rekor, Sentuh Angka 8.669 di Tengah Euforia Pasar

Jakarta, Rabu (3/12/2025) – Bursa saham Indonesia merayakan hari bersejarah. IHSG berhasil mencatatkan rekor baru, melampaui semua level tertinggi yang pernah ada. Pencapaian all time high ini terjadi saat indeks menyentuh angka 8.669 di tengah sesi perdagangan.

Perjalanannya dimulai dengan pembukaan yang sudah optimis di level 8.655. Semangat beli terus berlanjut, mendorong indeks merangkak naik hingga menembus rekor. Volume perdagangan pun cukup sibuk, dengan lebih dari 1,5 miliar saham berpindah tangan. Nilainya hampir menyentuh satu triliun rupiah.

Kalau dilihat lebih detail, suasana pasar memang didominasi optimisme. Mayoritas saham bergerak naik, tepatnya 265 emiten. Yang turun ada 193, sementara hampir 500 saham lainnya cenderung diam di tempat.

Di sisi lain, penguatan ini didukung secara luas oleh sektor-sektor utama. Teknologi jadi primadona dengan kenaikan gemilang 1,17%. Sektor non-siklis dan energi juga tak mau kalah, masing-masing menyumbang kenaikan 0,73% dan 0,35%. Warna hijau seolah menyapu sebagian besar papan pencatatan.

Indeks LQ45, yang berisi saham-saham unggulan, ikut terdongkrak ke 856,35. Indeks spesifik lainnya seperti IDX Quality 30 dan IDX ESG Leaders juga mencatatkan kenaikan, meski terbatas.

Nah, dari kumpulan saham blue chip itu, ada beberapa nama yang jadi penyumbang kenaikan. Unilever (UNVR) melesat 3,02% ke Rp2.730. Alfamart (AMRT) dan Telkom (TLKM) juga menunjukkan performa solid dengan kenaikan masing-masing 1,94% dan 1,69%.

Tentu, tidak semua saham besar ikut merayakan. Ada juga yang justru terkoreksi dan menahan laju indeks. Vale Indonesia (INCO) misalnya, turun 1,01%. Astra International (ASII) dan Aneka Tambang (ANTM) juga tercatat melemah, meski pelemahannya tak terlalu dalam.

Secara keseluruhan, hari ini adalah hari yang menggembirakan bagi investor. Pasar menunjukkan kekuatannya, menembus batas psikologis yang selama ini dinanti. Pertanyaannya sekarang, apakah momentum ini bisa bertahan? Kita lihat saja besok.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar