IHSG Menguat Tipis, Sektor Industri dan Energi Jadi Penopang Utama

- Selasa, 02 Desember 2025 | 09:45 WIB
IHSG Menguat Tipis, Sektor Industri dan Energi Jadi Penopang Utama

Pagi ini, IHSG kembali mencatatkan sentimen positif. Indeks dibuka menguat di level 8.577 pada sesi pertama perdagangan Selasa, 2 Desember 2025.

Perlahan tapi pasti, penguatan terus berlanjut. Hingga pukul 09.10 WIB, IHSG tercatat naik 36,32 poin atau 0,42 persen, mengangkangi level 8.585. Pergerakannya didukung oleh aksi beli di 286 saham, meski harus diakui ada juga tekanan jual yang membuat 232 saham melemah. Sementara itu, 180 saham lainnya cenderung datar, seolah menunggu momentum yang lebih jelas.

Transaksi berlangsung cukup aktif. Volume perdagangan mencapai 4,61 miliar saham dengan nilai transaksi Rp2,38 triliun, terjadi dalam lebih dari 332 ribu kali penukaran.

Mayoritas sektor tampak berseri, didominasi warna hijau. Sektor industri dan energi jadi motor penguat, masing-masing melonjak 0,97 persen dan 0,61 persen. Sektor bahan baku dan siklikal juga tak kalah solid, naik di atas 0,5 persen. Di sisi lain, performa sektor keuangan dan teknologi tetap memberikan kontribusi positif meski kenaikannya lebih moderat.

Namun begitu, tidak semua sektor ikut merayakan. Tiga sektor tercatat masih terperosok di zona merah. Sektor kesehatan jadi yang tertekan paling dalam, merosot 0,60 persen, diikuti oleh sektor properti dan infrastruktur yang juga sedikit terkorosi.

Lalu, saham-saham apa yang jadi bintang pagi ini?

PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) memimpin parade penguat dengan kenaikan fantastis 28,26 persen ke harga Rp118. Di belakangnya, saham PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) dan PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) juga menunjukkan performa gemilang dengan kenaikan masing-masing 18,21 persen dan 16,96 persen.

Di daftar yang berseberangan, saham PT Champion Pacific Indonesia Tbk (IGAR) mengalami koreksi terdalam, turun 6,80 persen ke level Rp685. Ia disusul oleh PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) dan PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI) yang ikut tertekan.

Pasar saham pagi ini jelas diwarnai optimisme, meski dengan catatan. Penguatan masih tersebar dan belum benar-benar merata, meninggalkan ruang untuk kehati-hatian di tengah euforia.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar