Pemerintah Korea Selatan menyatakan harapannya agar Tiongkok dapat mengambil peran yang “konstruktif” dalam penyelesaian berbagai persoalan di Semenanjung Korea. Pernyataan ini muncul menjelang kunjungan kenegaraan Presiden Tiongkok Xi Jinping ke Korea Utara yang dijadwalkan berlangsung pekan depan.
Kementerian Luar Negeri Korea Selatan, dalam pernyataan resmi yang dikutip dari kantor berita Yonhap, menekankan pentingnya kontribusi Tiongkok terhadap perdamaian dan stabilitas kawasan. “Pemerintah berharap pertukaran antara Korea Utara dan Tiongkok berlangsung dengan cara yang berkontribusi terhadap perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea, serta mengharapkan Tiongkok memainkan peran konstruktif dalam menangani isu-isu yang berkaitan dengan Semenanjung Korea,” demikian bunyi pernyataan tersebut.
Seoul juga mengonfirmasi bahwa pihaknya terus menjaga jalur komunikasi yang erat dengan Tiongkok melalui saluran diplomatik. Langkah ini ditempuh untuk memantau berbagai perkembangan yang berkaitan dengan dinamika di Semenanjung Korea, terutama menjelang lawatan kenegaraan Xi ke Pyongyang.
Sebelumnya, pada hari yang sama, Korea Utara dan Tiongkok secara resmi mengumumkan rencana kunjungan tersebut. Xi Jinping dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan selama dua hari ke Korea Utara mulai Senin, 8 Juni, atas undangan langsung pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Media pemerintah Korea Utara, KCNA, turut mengonfirmasi undangan dan rencana lawatan tersebut.
Kunjungan ini menjadi perhatian utama karena merupakan lawatan kenegaraan pertama Xi Jinping ke Korea Utara sejak tahun 2019. Saat itu, Xi melakukan kunjungan pertamanya ke Pyongyang sejak resmi menjabat sebagai presiden Tiongkok pada 2012. Sementara itu, pertemuan terakhir antara Xi dan Kim terjadi pada September lalu, ketika Kim menghadiri parade militer di Beijing dalam rangka peringatan 80 tahun Hari Kemenangan Tiongkok.
Di sisi lain, lawatan Xi ke Korea Utara kali ini juga menjadi kunjungan luar negeri pertamanya sepanjang tahun ini. Sebelum menjabat sebagai presiden, Xi tercatat pernah mengunjungi Korea Utara pada tahun 2008 saat masih menjabat sebagai wakil presiden Tiongkok. Kunjungan ini juga berlangsung tidak lama setelah Xi menerima kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Beijing pada bulan lalu.
Artikel Terkait
Puluhan Ondel-ondel dan Permainan Tradisional Betawi Meriahkan Car Free Day di Rasuna Said
Iraola Beri Sinyal Revolusi di Liverpool: Pemain Muda dan Pinjaman Dapat Kesempatan Sama di Pramusim
Pemprov DKI dan BMKG Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi Polusi hingga Tiga Hari ke Depan
Bamus DPRD DKI Tetapkan Pelantikan Suhud Alynudin sebagai Ketua DPRD pada 8 Juni 2026