Laga di Allianz Stadium, Turin, Minggu dini hari tadi, berakhir dengan rasa kecewa bagi Juventus. Mereka harus puas berbagi poin dengan Sassuolo setelah bermain imbang 1-1. Padahal, peluang untuk meraih kemenangan penuh sebenarnya ada.
Juve sempat unggul lebih dulu. Baru 14 menit berjalan, kerja sama apik Francisco Conceicao dan Kenan Yildiz berbuah gol. Conceicao mengendalikan umpan panjang Mattia Perin dengan baik, lalu memberi bola matang untuk Yildiz. Tanpa ampun, pemain muda itu menempatkan bola ke sudut gawang, menggetarkan jala yang dikawal Arijanet Muric.
Gol itu seolah membuka keran serangan. Tiga menit berselang, Kephren Thuram melepaskan tembakan keras. Kali ini, Muric berhasil mementahkan. Yildiz sendiri nyaris menggandakan keunggulan lewat serangan balik cepat, tapi tembakannya masih bisa ditangani kiper Sassuolo itu.
Di sisi lain, Sassuolo tak tinggal diam. Mereka nyaris membalas di menit ke-27. Sayang, sentuhan kepala Jay Idzes gagal diarahkan dengan baik oleh Andrea Pinamonti. Peluang emas itu pun berakhir dengan tendangan gawang.
Memasuki babak kedua, suasana berubah total. Sassuolo tampil lebih agresif dan bermain dengan tempo cepat. Juventus kewalahan. Tekanan itu akhirnya berbuah gol penyama kedudukan di menit ke-53. Domenico Berardi, yang selalu berbahaya, menemukan ruang untuk mengirim umpan silang. Pinamonti, yang tadi gagal, kini tak menyia-nyiakan peluang penebus dosa.
Juve sebenarnya punya kesempatan emas untuk keluar sebagai pemenang. Di menit ke-87, wasit menganugerahkan penalti setelah VAR memeriksa handball Jay Idzes di kotak terlarang. Manuel Locatelli maju sebagai eksekutor.
Artikel Terkait
Marc Marquez Menangi Sprint Race MotoGP Brasil 2026 dengan Selisih Tipis
Putin Tegaskan Dukungan Rusia untuk Iran di Tengah Konflik dengan AS dan Israel
Pemerintah Godok Aturan Kerja dari Rumah untuk ASN dan Swasta
Rudal Iran Hantam Dimona, Balasan Serangan ke Fasilitas Nuklir Natanz