Masyarakat menguasai 10,43 miliar saham atau setara 92,30 persen.
PT Sentosa Bersama Mutra memegang 650 juta saham (5,75 persen).
Eveline Listijosuputro memiliki 125 juta saham (1,11 persen).
Djoko Joelijanto memegang 11 juta saham (0,097 persen).
Dengan struktur kepemilikan seperti ini, wajar saja kalau PADI tidak punya pemegang saham pengendali. Melansir Laporan Tahunan 2024, mayoritas pemegang saham PADI memang didominasi investor individu lokal.
Per akhir 2024, tercatat 5.654 investor individu lokal menguasai 9,24 miliar saham. Sementara investor institusi lokal memegang 2,04 miliar saham dengan jumlah investor sebanyak 73.
Performa saham PADI sendiri cukup menggembirakan. Pada perdagangan Senin, 1 Desember 2025, saham PADI diperdagangkan di kisaran Rp164 per saham naik signifikan 34,43 persen dari harga pembukaan. Bahkan dalam sebulan terakhir, harga sahamnya melesat 107,59 persen.
Jadi, siapa pemilik saham PADI? Jawabannya ternyata ada di tangan masyarakat luas.
Artikel Terkait
BKPM Prediksi Dominasi PMDN Makin Kuat, Didorong Geliat Danantara
Dana Rp 101 Triliun Danantara untuk BUMN Tekstil Baru, Bisakah Bangkitkan Pasar yang Lesu?
Danantara Buka Opsi Bentuk BUMN Tekstil, Utamakan Penciptaan Lapangan Kerja
RUPTL 2025-2034 Diuji di PTUN, Serikat Pekerja PLN Soroti Ancaman Kedaulatan Energi