Di sisi lain, langkah ini bukan datang tiba-tiba. RCLO selama ini sudah melayani klien-klien besar macam TJ Seven Incorporation dan Guangzhou Tianjian Trading Co., Ltd. Kontribusi dari dua raksasa itu terus bertumbuh, dan perusahaan merasa perlu mengamankan posisinya.
Tak cuma itu, IPO ini juga menjadi batu loncatan bagi ekspansi bisnis RCLO di industri kesehatan berbasis superfood. Lewat anak perusahaannya, mereka sudah merambah ke produk minuman sarang walet, kaldu ayam berprotein tinggi, hingga aneka suplemen nutrisi. Portofolio mereka kian beragam.
Untuk urusan teknis, RCLO menawarkan sahamnya di rentang harga Rp150 sampai Rp168 per lembar. Masa penawaran awal atau book building ditutup pada 26 November 2025. Selanjutnya, penawaran umum akan dibuka dari tanggal 2 hingga 4 Desember 2025. Jika semua berjalan mulus, saham RCLO resmi tercatat di BEI pada 8 Desember 2025.
Jadi, inilah langkah besar RCLO. Semua dana IPO dialirkan untuk membeli bahan baku andalannya, sarang burung walet, sambil terus mengembangkan sayap di industri kesehatan.
Artikel Terkait
EMAS Kirim Perdana Dore Emas ke Antam, Sinyal Kesiapan Produksi Komersial
Angka Kecelakaan Kerja Indonesia Capai 300.000 Kasus pada 2024
Pembangunan Pabrik Baru SCNP di Bogor Capai 70 Persen
IHSG Anjlok 1,44%, Saham MSKY dan JAYA Melonjak di Atas 34%