Bukit Asam (PTBA) juga masuk dalam radar. Rekomendasinya hold atau buy on weakness di rentang Rp2.220-Rp2.280 dengan target Rp2.400. Support kunci ada di Rp2.270. "Skenario koreksi wave (b) masih berlaku selama PTBA tidak anjlok di bawah Rp2.210," tegas Ivan.
Merdeka Copper Gold (MDKA) tak ketinggalan. Aksi beli saat melemah bisa dipertimbangkan di area Rp1.900-Rp1.950 dengan target Rp2.380. Saham ini berpotensi melanjutkan koreksi menuju support Fibonacci Rp1.930.
Untuk MBMA, pilihannya adalah hold atau trading buy di range Rp505-Rp535. Target terdekatnya Rp625, sementara support kunci ada di Rp530.
"Rebound masih mungkin terjadi, asalkan level Rp500 bisa dipertahankan," imbuhnya memberi penekanan.
Terakhir, ISAT direkomendasikan untuk dihold dengan target Rp2.310. Saham telekomunikasi ini idealnya akan melanjutkan reli selama tidak jatuh di bawah support Rp1.975. Penembusan di atas resisten internal Rp2.200 bisa memicu skenario bullish tersebut berjalan mulus.
Artikel Terkait
Aturan BEI Ungkap Kepemilikan Saham Andry Hakim di RMKO dan SOTS
Indonesia Alihkan Impor Minyak dari Timur Tengah ke AS Antisipasi Penutupan Selat Hormuz
Unicharm Indonesia Catat Kerugian Rp1 Triliun di 2025, Terburuk Sepanjang Sejarah
Pemerintah Alihkan Impor Minyak dari Timur Tengah ke AS Imbas Penutupan Selat Hormuz