Dengan modal keberhasilan ini, kepercayaan diri TRIOP pun meningkat. Mereka bahkan sudah menyiapkan langkah untuk tahun depan.
"Kami yakin hasil ini akan memberikan kontribusi positif terhadap kinerja keuangan PKPK ke depan dan memperkuat posisi PKPK di industri pertambangan nasional," tambah Sofian.
Tak berhenti di situ, untuk tahun 2026, mereka sudah mengajukan RKAB baru dengan target yang jauh lebih ambisius: 3 juta ton. Saat ini, proposal tersebut sedang menunggu persetujuan dari Kementerian ESDM. Sebuah lompatan yang cukup signifikan, jika disetujui.
(Febrina Ratna Iskana)
Artikel Terkait
Astra Lanjutkan Bantuan Tahap Kedua untuk Korban Banjir Bandang Sumatra
OJK Pastikan Stabilitas Sektor Keuangan Nasional Bertahan Hingga 2025
Durian Beku Indonesia Resmi Pecah Pasar China
IHSG Melaju ke 9.000, Saham RLCO Melonjak 25%