- Infrastruktur Kereta Api Logistik di Kalimantan Timur.
- Jalur Kereta Api Makassar - Parepare di Sulawesi.
- Pengembangan jaringan Kereta Api Trans Sumatera, termasuk jalur Tebing Tinggi - Kuala Tanjung dan Rantau Prapat - Kota Pinang.
- Light Rail Transit (LRT) Provinsi Sumatera Selatan untuk Metro Palembang.
Di Sulawesi, dari target pembangunan sekitar 300 kilometer jalur kereta, saat ini baru 83 kilometer yang telah terbangun. PT KAI berencana untuk melanjutkan pembangunan hingga mencapai Sulawesi Utara.
Dukungan dari Pemerintah dan Tujuan Strategis
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, telah menyatakan dukungannya untuk memperluas pembangunan jalur kereta api ke luar Jawa. Pengembangan ini dinilai penting untuk memperkuat konektivitas antarpulau dan menekan biaya logistik nasional.
Fokus utama pengembangan kereta api luar Jawa tidak hanya untuk angkutan penumpang, tetapi lebih pada pengangkutan barang dan hasil bumi. Dengan menggunakan kereta api listrik, diharapkan dapat menurunkan biaya ekonomi secara signifikan dibandingkan dengan transportasi truk yang boros BBM dan merusak jalan.
Komoditas yang akan diangkut meliputi kelapa sawit, karet, kopi, timah, nikel, dan berbagai hasil tambang lainnya dari pedalaman ke pelabuhan. Langkah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di seluruh Indonesia.
Artikel Terkait
DPR Dorong Elektrifikasi Transportasi dan Rumah Tangga untuk Tekan Ketergantungan Impor Energi
Pemerintah Turki Naikkan Tarif Listrik dan Gas Rata-Rata 25% Mulai 2026
Harga Emas Antam Stabil di Rp 2,857 Juta per Gram, PPN Dihapus
IHSG Anjlok Hampir 1%, Ditekan Saham Konglomerasi dan Bank Besar