ReSTART Bangkitkan Startup Indonesia: Akhir Dominasi Valuasi, Lahirlah Dampak Nyata!

- Rabu, 29 Oktober 2025 | 20:00 WIB
ReSTART Bangkitkan Startup Indonesia: Akhir Dominasi Valuasi, Lahirlah Dampak Nyata!

ReSTART Resmi Diluncurkan di Bandung, Targetkan Lahirkan Startup Baru Berfondasi Kuat

Program ReSTART secara resmi diluncurkan pada 28 Oktober 2025 di Block71, Bandung. Inisiatif kolaboratif ini diprakarsai oleh DailySocial, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), dan Garuda Spark Innovation Hub.

Program ReSTART hadir sebagai jawaban atas melemahnya kepercayaan dan semangat kewirausahaan digital di Indonesia pasca kasus penipuan (fraud) dan masalah tata kelola. Tujuannya adalah memulihkan ekosistem dengan mendorong lahirnya generasi perusahaan rintisan (startup) baru yang berfokus pada fundamental bisnis yang sehat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Fokus pada Dampak, Bukan Hanya Valuasi

Acara perdana ReSTART mengusung tema "Building a Strong & Mature Startup Team" dan berhasil menarik lebih dari 100 pelaku ekosistem digital, termasuk founder, investor, dan komunitas startup Bandung.

Dr. Sonny Hendra Sudaryana, Plt. Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Komdigi, dalam sambutannya menegaskan pergeseran paradigma kesuksesan startup. "Dulu, kita pemerintah menilai kesuksesan dari seberapa tinggi valuasi, mengejar status unicorn. Kini, kita menilainya dari seberapa besar dampak yang kita hasilkan bagi masyarakat," ujar Sonny.

Pernyataan ini sejalan dengan visi strategis Komdigi. Edwin Hidayat Abdullah, Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, menegaskan bahwa ReSTART adalah langkah strategis untuk menata ulang fondasi ekosistem digital Indonesia agar lebih sehat, efisien, dan berkeadilan.

Jawaban atas Tantangan Pendanaan Startup

Rama Mamuaya, CEO DailySocial.id, memaparkan konteks pendorong lahirnya ReSTART: penurunan drastis pendanaan startup dari 9,4 miliar dolar AS pada 2021 menjadi sekitar 440 juta dolar AS pada 2024.

"Gerakan ReSTART bertujuan mengubah tantangan ini menjadi peluang dengan menumbuhkan startup-startup yang tangguh, transparan, dan kompetitif secara global," jelas Rama. Fokusnya adalah membangun fondasi, komitmen, serta produk atau layanan yang kuat tanpa bergantung semata-mata pada pendanaan dan valuasi tinggi.

Rama menyebut ReSTART sebagai titik balik dan evolusi menuju pendewasaan industri digital Indonesia. "Kita akan tunjukkan potensi luar biasa para pahlawan digital Indonesia dan dampak yang mereka berikan bagi masyarakat, ekonomi, dan masa depan bangsa. Bandung adalah awal dari roadshow kami ke seluruh penjuru Indonesia," tambahnya.

Roadshow ReSTART Akan Melanjut ke Berbagai Kota di Indonesia

Setelah sukses digelar di Bandung, gerakan ReSTART akan berlanjut melakukan roadshow ke berbagai kota besar lainnya di Indonesia. Rencananya, program ini akan menjangkau Medan, Palembang, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, dan Manado.

Dengan demikian, ReSTART diharapkan dapat menjadi katalisator bagi kebangkitan ekosistem startup Indonesia yang lebih matang, berkelanjutan, dan berorientasi pada dampak sosial ekonomi yang nyata.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar