Soal nilai kerjasamanya, TechCrunch menyebut angkanya tidak dibuka ke publik. Tapi, rumor yang beredar kuat menyebutkan Apple menggelontorkan dana sekitar USD 1 miliar, atau sekitar Rp 15 triliun, untuk bisa mengakses teknologi Gemini.
Meski pakai teknologi pihak ketiga, Apple berusaha keras menenangkan penggunanya. Mereka menjamin keamanan data tetap jadi prioritas utama, tidak akan dikompromikan.
"Apple Intelligence akan terus berjalan di perangkat Apple dan Private Cloud Compute, sembari menjaga standar privasi Apple yang terdepan di industri,"
begitu bunyi pernyataan resmi mereka saat kerja sama dengan Google diumumkan.
Pengumuman Februari nanti sepertinya baru babak pembuka. Apple kabarnya menyimpan perubahan yang lebih masif untuk ajang WWDC di bulan Juni. Ambisinya jelas: membuat Siri jadi lebih luwes dan natural saat bercakap-cakap, mirip gaya chatbot populer masa kini.
Fitur-fitur canggih itu diproyeksikan bakal matang dan hadir secara penuh dalam pembaruan sistem operasi generasi berikutnya: iOS 27, iPadOS 27, dan macOS 27. Perjalanan panjang Siri, rupanya, baru saja dimulai.
Artikel Terkait
Microsoft Luncurkan Maia 200, Chip Andalan untuk Efisiensi AI
South Carolina Pecahkan Rekor Kasus Campak Terburuk dalam Tiga Dekade
Generasi Digital Indonesia: Antara Peluang dan Tantangan di Balik Layar
Unijo: Kisah Kanguru Pohon Papua yang Bergelantungan di Ambang Kepunahan