"Bayangkan Anda duduk di atas pohon dengan ranting-ranting mati, dan melihat dunia melalui celah-celah ranting itu," kata Webster menggambarkan.
Normalnya, otak dengan cekatan menyingkirkan gangguan visual ini. Tapi ada kalanya kita bisa menangkapnya. Misalnya saat pemeriksaan mata, ketika dokter menyorotkan cahaya. Sebagian orang akan melihat garis-garis gelap berlekuk itu adalah bayangan pembuluh darah mata mereka sendiri.
Di sisi lain, otak tak cuma pandai menghapus. Ia juga bisa menciptakan informasi dari kekosongan. Contoh paling jelas adalah blind spot atau titik buta. Itu adalah area kosong di penglihatan tempat saraf optik keluar dari mata. Ukurannya sekitar lima derajat, lebih besar dari penampakan bulan purnama! Tapi hampir tak ada yang menyadari adanya 'lubang' besar ini.
"Kita sebenarnya sedang mengisi kekosongan itu," jelas Webster.
Otak tidak melihat 'ketiadaan'. Ia mengambil petunjuk dari sekelilingnya. Kalau kamu melihat selembar kertas putih, otak akan berasumsi bagian di titik buta itu juga putih. Jadi terisi deh.
Nah, kalau dibandingkan titik buta yang rumit itu, menyadari hidung sendiri justru jauh lebih gampang. Apalagi sekarang, setelah kamu membacanya dan jadi memikirkannya.
"Begitu kamu secara sadar mencoba melihat sesuatu, kamu akan menjadi sadar akan hal itu," kata Webster.
Fenomena 'hilangnya' hidung ini sebenarnya membuka jendela tentang bagaimana kita mengalami realitas. Penglihatan manusia bukan rekaman kamera yang pasif. Ia lebih mirip seniman yang aktif melukiskan dunia versi yang paling berguna bagi kita untuk berfungsi.
Bahkan, menurut Webster, bisa jadi kita sama sekali tidak menangkap realitas yang sejati. Model dunia yang kita lihat ini hanyalah kumpulan informasi yang kita butuhkan untuk bertahan. Ia tidak pernah benar-benar memberi tahu kita seperti apa dunia itu sebenarnya.
Artikel Terkait
Galaxy S26 Bakal Hadirkan Layar Anti-Mata-mata untuk Privasi di Tempat Ramai
Durov dan Musk Serang WhatsApp: Hanya Orang Bodoh yang Percaya Aman di 2026
Konservasi di Pesisir Malang: Saat Urusan Dapur Berbenturan dengan Pelestarian Alam
Fujifilm Luncurkan Instax Mini Evo Cinema, Cetak Foto dari Bingkai Video