Vice President Area Network Operations Sumatera Telkomsel, Nugroho A. Wibowo, mengungkapkan bahwa pencapaian ini adalah buah kerja keras dan kolaborasi banyak pihak.
"Dengan kembali beroperasinya Site Ate Payung, kami memastikan seluruh site terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah pulih sepenuhnya. Fokus kami selanjutnya adalah menjaga kualitas dan kestabilan layanan agar tetap optimal dan andal dalam mendukung kebutuhan masyarakat,” ujar Nugroho.
Untuk mendukung semua itu, Telkomsel mengerahkan berbagai perangkat. Ada Compact Mobile BTS atau Combat yang ditempatkan di lokasi terdampak dan hunian sementara, plus ratusan genset sebagai cadangan listrik. Semua untuk memastikan koneksi tetap hidup.
Dengan semangat “Bring It 100% Online Back”, pemantauan dan optimalisasi jaringan akan terus berjalan. Upaya ini bukan cuma soal sinyal, tapi juga bagian dari dukungan bagi pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat yang baru saja melewati masa sulit.
Artikel Terkait
Temuan di Gua Jerman Ungkap Simbol Komunikasi Manusia Purba 40.000 Tahun Lalu
Cara Nonaktifkan Suara Jepretan Kamera iPhone Sesuai Model
Domain AI.com Terjual Rp1,1 Triliun, Pecahkan Rekor Termahal Sepanjang Sejarah
Koktail Berasap Berujung Tragis, Lambung Pria Ini Pecah Usai Teguk Nitrogen Cair