Kondisi terbaru Anak Berkonflik Hukum (ABH) pelaku ledakan SMAN 72 Kelapa Gading menunjukkan perkembangan positif. Menurut kabar terbaru dari pihak kepolisian, ABH telah dipindahkan dari ruang perawatan intensif ke kamar rawat inap biasa di Rumah Sakit Polri.
Kombes Budi Hermanto, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, mengonfirmasi perkembangan ini pada Sabtu (15/11/2025). "Iya, ABH yang dirawat di RS Polri hari ini sudah dipindahkan ke kamar rawat biasa," jelas Budi kepada para wartawan.
Proses pemeriksaan terhadap ABH diperkirakan akan segera dimulai seiring dengan membaiknya kondisi kesehatan. Tim penyidik masih melakukan pendalaman kasus dengan meminta keterangan dari keluarga ABH. "Kemungkinan dalam waktu dekat, jika kondisi kesehatannya terus membaik, akan dimintai keterangan langsung," tambah Budi.
Pihak kepolisian juga telah menyelesaikan pemeriksaan terhadap ayah ABH dua hari sebelumnya. Meskipun tidak diungkapkan secara detail hasil pemeriksaan tersebut, langkah ini merupakan bagian dari penyelidikan komprehensif terhadap kasus ledakan di lingkungan sekolah tersebut.
Sementara itu, jumlah korban yang masih menjalani perawatan hingga Kamis (13/11/2025) tercatat sebanyak 20 orang. Rincian distribusi pasien menunjukkan 13 korban dirawat di RS Islam Jakarta Cempaka Putih, 6 korban menjalani perawatan di RS YARSI, dan 1 korban tetap dirawat di RS Polri Kramat Jati.
Perkembangan kondisi ABH pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta ini terus dipantau secara ketat. Proses hukum akan segera dilanjutkan setelah kondisi kesehatan ABH dinyatakan pulih sepenuhnya oleh tim medis yang menanganinya.
Artikel Terkait
DPR dan Pemkab Solok Perjuangkan Jalan Beraspal Rp70 Miliar untuk Garabak Data
Pemerintah Sediakan Rumah Khusus untuk Guru dan Kepala Sekolah Garuda
PBNU Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026
Arus Mudik Imlek 2026 di Tiongkok Lebih Lancar, Warga Pilih Berangkat Lebih Awal