ByteDance Siapkan Rp 239 Triliun untuk Borong Chip Nvidia, Tergantung Restu AS

- Jumat, 09 Januari 2026 | 21:12 WIB
ByteDance Siapkan Rp 239 Triliun untuk Borong Chip Nvidia, Tergantung Restu AS

Raksasa teknologi ByteDance, yang kita kenal sebagai induk dari TikTok, ternyata sedang menyiapkan perangko anggaran yang fantastis. Mereka berencana menggelontorkan dana hingga 100 miliar yuan sekitar Rp 239 triliun hanya untuk membeli chip AI dari Nvidia di tahun 2026 nanti. Angka ini naik signifikan dari alokasi tahun 2025 yang 'hanya' 85 miliar yuan.

Namun begitu, rencana besar ini masih menggantung. Menurut laporan South China Morning Post yang mengutip sumber dalam, semuanya bergantung pada izin pemerintah AS. Izin itu diperlukan agar Nvidia bisa menjual chip canggih H200 ke pasar China. Kalau disetujui, anggaran ini akan menjadi bagian dari belanja modal yang sangat agresif dari ByteDance di bidang AI.

Di sisi lain, mereka tak cuma mengandalkan pasokan dari luar. Secara diam-diam, ByteDance sudah membangun unit desain chip internal yang mempekerjakan sekitar seribu orang. Yang menarik, unit ini dikabarkan sudah berhasil melakukan 'tape-out' untuk sebuah prosesor. Klaimnya, performa chip buatan dalam negeri ini setara dengan Nvidia H20, yang memang dirancang khusus untuk pasar China dengan biaya lebih murah.

Investasi mereka ternyata lebih luas lagi. Tak cuma prosesor, ByteDance juga masuk ke teknologi memori, termasuk high-bandwidth memory (HBM). Caranya, melalui pengembangan internal plus kepemilikan saham di berbagai startup terkait. Sampai saat ini, ByteDance sendiri masih tutup mulut. Belum ada pernyataan resmi soal anggaran raksasa ini atau peta jalan pengembangan semikonduktor mereka.

Lantas, apa yang mendorong kebutuhan sebesar itu? Jawabannya sederhana: bisnis mereka meledak. Portofolio ByteDance terus berekspansi, dari aplikasi global, layanan cloud Volcano Engine, sampai pengembangan model bahasa besar (large language model). Volcano Engine bahkan akan jadi mitra cloud eksklusif untuk Gala Festival Musim Semi CCTV acara TV dengan penonton terbanyak di China.


Halaman:

Komentar