Lewat sebuah postingan di Truth Social, Donald Trump membuat pernyataan yang menggemparkan. Ia mengakui Amerika Serikat melancarkan serangan besar-besaran ke Venezuela. Tak cuma itu, Trump juga menyebut Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, beserta istrinya telah ditangkap dan dibawa keluar negeri.
Rincian serangan itu sendiri nyaris tak ia sentuh. Target, skala kerusakan, atau motivasi spesifik semuanya masih gelap. Pernyataan singkatnya via media sosial itu hanya konfirmasi pertama dari pihak AS, yang selama ini bungkam.
Padahal, beberapa jam sebelumnya, pemerintah Maduro sudah lebih dulu berteriak. Mereka menuduh Washington melancarkan rentetan serangan ke instalasi militer dan sipil di sekitar Caracas dan wilayah lain. Kejadiannya disebut berlangsung dini hari, Sabtu (3/1).
Artikel Terkait
Wamenkominfo: AI Kunci Genjot Produktivitas dan Keberlanjutan Pertanian
Letnan Jepang Bertahan di Hutan Filipina 29 Tahun Usai Perang Dunia II
Bareskrim Lacak Aset Tersangka Penipuan Dana Syariah Rp2,4 Triliun
Ketua PDIP Jatim Soroti Peregukan Basis NU dan Ancaman Budaya Palsu di Era Digital