Lewat sebuah postingan di Truth Social, Donald Trump membuat pernyataan yang menggemparkan. Ia mengakui Amerika Serikat melancarkan serangan besar-besaran ke Venezuela. Tak cuma itu, Trump juga menyebut Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, beserta istrinya telah ditangkap dan dibawa keluar negeri.
Rincian serangan itu sendiri nyaris tak ia sentuh. Target, skala kerusakan, atau motivasi spesifik semuanya masih gelap. Pernyataan singkatnya via media sosial itu hanya konfirmasi pertama dari pihak AS, yang selama ini bungkam.
Padahal, beberapa jam sebelumnya, pemerintah Maduro sudah lebih dulu berteriak. Mereka menuduh Washington melancarkan rentetan serangan ke instalasi militer dan sipil di sekitar Caracas dan wilayah lain. Kejadiannya disebut berlangsung dini hari, Sabtu (3/1).
Artikel Terkait
Eddy Hiariej Buka Suara: Tiga Jenis Penangkapan di KUHAP Baru Tak Perlu Izin Hakim
Eddy Hiariej Bantah Isu Polisi Superpower, Klaim KUHAP Baru Beri Kepastian Hukum
Setelah Banjir Terus Menerjang, 200 Santri di Bali Bertahan Belajar Tanpa Meja dan Buku
Nadiem Makarim Hadapi Dakwaan Chromebook, Disambut Sorak Driver Ojol di Pengadilan