Buat kamu yang lagi ngincer gadget baru, siap-siap aja. Kabarnya, harga barang elektronik kayak HP dan laptop bakal naik gila-gilaan. Penyebab utamanya sederhana tapi bikin pusing: stok memori atau RAM lagi langka banget.
Nah, kelangkaan ini bukan tanpa alasan. Industri elektronik konsumen sekarang harus beradu cepat dengan perusahaan-perusahaan AI yang sedang jaya-jayanya. Mereka sama-sama berebut chip dari pabrikan. Menurut laporan Reuters, produsen chip memory besar macam Samsung dan SK Hynix udah alih fokus. Mereka lebih memprioritaskan produksi chip High-Bandwidth Memory (HBM) yang canggih untuk data center AI, ketimbang chip D-RAM biasa yang dipake di gadget kita.
Alhasil, rantai pasokan jadi kacau balau. Perusahaan sekelas Microsoft dan Google pun dikabarkan ikut berebut untuk mengamankan pasokan. Situasinya memang cukup pelik.
CEO SK Hynix Group, Chey Tae-won, mengaku kewalahan. Stok mereka bahkan katanya sudah habis terjual sampai tahun 2026.
Artikel Terkait
Apple Gandeng Google, Siri Baru Bakal Pakai Mesin Cerdas Gemini
Microsoft Luncurkan Maia 200, Chip Andalan untuk Efisiensi AI
South Carolina Pecahkan Rekor Kasus Campak Terburuk dalam Tiga Dekade
Generasi Digital Indonesia: Antara Peluang dan Tantangan di Balik Layar