Tengkorak Berbentuk Kubus Ditemukan di Meksiko, Ungkap Teknik Modifikasi Kepala yang Langka

- Selasa, 09 Desember 2025 | 16:36 WIB
Tengkorak Berbentuk Kubus Ditemukan di Meksiko, Ungkap Teknik Modifikasi Kepala yang Langka

Eksplorasi di situs Mesoamerika kerap menyimpan kejutan. Kali ini, di Meksiko, para arkeolog dibuat terhenyak. Mereka menemukan sebuah tengkorak manusia berusia 1.400 tahun dengan bentuk yang benar-benar aneh: menyerupai kubus. Penemuan ini bukan cuma artefak biasa, melainkan bukti fisik pertama tentang praktik modifikasi kepala atau cranial modification dengan teknik yang sangat unik di wilayah tersebut.

Lokasi penemuannya sendiri dekat situs Balcón de Montezuma, di Tamaulipas. Wilayah ini dulu ramai dihuni berbagai kelompok etnis antara tahun 650 Sebelum Masehi hingga 1200 Masehi. Menurut catatan INAH, sekitar tahun 400 Masehi, pemukiman di sana sudah berkembang pesat, terdiri dari puluhan rumah berbentuk lingkaran yang mengelilingi dua plaza.

Nah, ketika meneliti ulang koleksi tulang dari situs itu, para peneliti tiba-tiba menemukan sesuatu yang mencolok. Ada satu tengkorak milik seorang pria paruh baya yang bentuknya benar-benar tak biasa. Mereka belum pernah melihat yang seperti ini sebelumnya.

Jesús Ernesto Velasco González, seorang antropolog biologis INAH, dalam pernyataan resmi November lalu menegaskan perbedaan itu.

"Tengkorak ini sangat berbeda, meski modifikasi bentuk kepala sebenarnya bukan hal baru di sini," katanya.

Selama ini, yang lebih dikenal luas adalah budaya yang membentuk kepala menjadi kerucut atau memanjang. Tekniknya dilakukan sejak bayi, dengan membalut kepala memakai kain atau bantalan. Hasilnya, tengkorak tumbuh memanjang ke atas bentuk yang kadang dikait-kaitkan dengan gambaran alien.

Mayoritas tengkorak termodifikasi dari Balcón de Montezuma punya bentuk tegak dan lancip. Tapi tengkorak pria ini lain cerita. Bagian atas kepalanya justru rata, membentuk kesan kotak atau kubus. Dalam bahasa ilmiah, bentuk tiga dimensi ini disebut parallelepiped, mirip jajargenjang.

Lantas, muncul pertanyaan besar. Karena bentuk serupa hanya pernah ditemukan di wilayah lain seperti Veracruz atau kawasan Maya, jangan-jangan pria ini adalah pendatang?

Analisis kimia pada tulang dan giginya kemudian memberi jawaban yang mengejutkan. Ternyata, dia lahir dan besar di wilayah itu. Hidup dan matinya pun di tempat yang sama.

Fakta ini membuka ruang spekulasi baru. Bisa jadi, bentuk kepala kotak itu punya makna budaya khusus yang masih misterius. Di banyak tempat di Mesoamerika, bentuk kepala sering jadi penanda identitas kelompok. Jadi, meski pria itu lokal, orang-orang yang memodifikasi kepalanya mungkin berasal dari tradisi yang berbeda.

Di sisi lain, penelitian di situs ini masih jauh dari kata selesai. Tonantzin Silva Cárdenas, Direktur INAH Tamaulipas, menyebut bahwa kajian terhadap temuan-temuan lama akan terus dilakukan.

Harapannya, kerja panjang ini bisa mengungkap lebih dalam tentang sejarah situs Balcón de Montezuma dan jalinan budayanya dengan kelompok-kelompok pra-Hispanik di sekitarnya. Satu tengkorak kubus ini mungkin baru awal dari cerita yang lebih panjang.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler