Presiden Suriah Ahmad Al Sharaa Akan Disambut Trump di Gedung Putih
Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi akan menerima kunjungan mitranya dari Suriah, Ahmad Al Sharaa, di Gedung Putih. Pengumuman ini disampaikan bersamaan dengan pencabutan sanksi AS terhadap Suriah yang telah disetujui Trump.
"Dia mungkin akan datang. Dia bekerja sangat keras. Kami mencabut sanksi terhadap Suriah untuk memberi mereka kesempatan bertahan hidup. Saya dengar dia menjalankan tugasnya dengan sangat baik," kata Trump seperti dikutip dari Sputnik.
Pencabutan Sanksi Suriah oleh AS
Departemen Luar Negeri AS menyatakan dukungan pemerintahan Trump terhadap pencabutan sanksi terhadap Suriah, termasuk Undang-Undang Caesar. Pencabutan ini rencananya akan dimasukkan dalam Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional (NDAA).
Kebijakan pencabutan sanksi terhadap Suriah merupakan bagian dari strategi AS untuk memastikan kekalahan ISIS. Departemen Keuangan AS telah mengumumkan penghapusan Suriah dari daftar sanksi pada 25 Agustus, sesuai instruksi presiden yang ditandatangani Trump pada 30 Juni.
Artikel Terkait
Ekspor Sawit Indonesia Meledak di Akhir 2025, Tembus Rp 43 Triliun dalam Sebulan
Deteksi Dini Kanker Masih Tertinggal, 70% Pasien Baru Ketahuan Saat Stadium Lanjut
Indonesia-AS Selesai Berunding, Tinggal Tanda Tangan Presiden
Lepas L8 dan Chery C5 CSH Jadi Sorotan, Bagaimana Nasib Insentif Mobil Listrik?