Negosiasi soal tarif dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat akhirnya sampai di ujung jalan. Menurut kabar terbaru, pembicaraan intinya sudah beres. Yang tersisa sekarang adalah penyempurnaan teknis hukum sebelum nantinya ditandatangani oleh kedua negara.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengonfirmasi hal ini kepada para wartawan pada Selasa lalu. "Semua pembicaraan dengan Amerika sebetulnya sudah selesai," ujarnya.
"Tinggal fine tuning di legal drafting. Berikutnya, kita tinggal menunggu jadwal bersama antara Bapak Presiden dan Presiden Trump," tambah Airlangga.
Meski begitu, jangan tanya soal detail keuntungan buat Indonesia. Airlangga sama sekali enggan membocorkannya. Alasannya sederhana: ada perjanjian kerahasiaan atau Non-Disclosure Agreement yang mengikat.
Artikel Terkait
Kolaborasi BRI dan BP Batam Pacu Investasi dan Daya Saing UMKM
Ekspor Batu Bara Anjlok, Sawit dan Besi Baja Jadi Penyelamat di 2025
JK: Forum Perdamaian Gaza Trump Bisa Jadi Jalan Hentikan Perang
Ekspor Sawit Indonesia Meledak di Akhir 2025, Tembus Rp 43 Triliun dalam Sebulan