Menteri Transmigrasi Dorong Generasi Muda Bangun Kawasan Transmigrasi Berkelanjutan
Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, secara resmi mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam membangun kawasan transmigrasi yang mandiri dan berkelanjutan. Hal ini disampaikan dalam kuliah umum di Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, dengan tema Transformasi Transmigrasi: Semangat Membangun Negeri Melalui Kemandirian dan Kewirausahaan.
Transformasi Transmigrasi: Dari Pemindahan Penduduk ke Distribusi SDM Unggul
Menurut Iftitah, esensi pembangunan kawasan transmigrasi telah bergeser. Fokusnya bukan lagi sekadar memindahkan penduduk, melainkan mendistribusikan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul. "Kehadiran saya di sini untuk memastikan partisipasi generasi muda ikut membangun kawasan transmigrasi. Jadi kata kuncinya, tidak hanya memindahkan masalah, tetapi mendistribusikan SDM unggul," tegasnya.
Sinergi Kampus dan Dunia Usaha untuk Industrialisasi Inklusif
Kementerian Transmigrasi tengah menjalin sinergi strategis dengan dunia kampus dan dunia usaha. Tujuannya adalah agar pengembangan kawasan transmigrasi dapat mendorong industrialisasi yang inklusif, tanpa menyingkirkan masyarakat lokal. "Supaya masyarakat lokal terserap oleh lapangan kerja. Kami juga harus memberdayakan mereka. Sehingga pertumbuhan ekonomi di kawasan transmigrasi akan inklusif dan berkelanjutan," jelas Iftitah.
Fokus pada Tiga Kawasan Transmigrasi Percontohan
Sebagai langkah nyata, kementerian memusatkan pengembangan di tiga kawasan transmigrasi percontohan, yaitu:
- Barelang, Batam
- Salor, Merauke
- Sulawesi Tengah atau Sulawesi Barat (dalam tahap pertimbangan)
Artikel Terkait
Ammar Zoni Protes Penempatan di Nusakambangan: Saya Bukan Penjahat Besar
No Na Rilis Work (+62), Video Musik yang Sorot Kekuatan Fisik dan Tarian
Banjir Longsor Cisarua, BRI Bergerak Cepat Bantu Korban dan Trauma Healing
Tiga Puluh RT di Jakarta Masih Terendam, Warga Terpaksa Mengungsi