Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi akan membahas chip kecerdasan buatan Blackwell Nvidia dengan Presiden China Xi Jinping dalam pertemuan bilateral mereka. Pembicaraan ini dinilai krusial dalam menyelesaikan ketegangan perdagangan teknologi antara kedua negara.
Chip AI Nvidia Blackwell menjadi pusat perhatian dalam negosiasi dagang AS-China. Penjualan chip canggih ini ke China telah dibatasi oleh pemerintah AS karena kekhawatiran akan penggunaan teknologi tersebut untuk kemampuan militer China.
Dalam pernyataannya kepada wartawan, Trump menyebut chip Blackwell sebagai teknologi "super-duper" dan menyampaikan optimisme tinggi mengenai pertemuan dengan Xi Jinping. Pertemuan ini merupakan yang pertama sejak Trump kembali menjabat sebagai Presiden AS.
Laporan sebelumnya mengungkapkan bahwa Nvidia telah mempersiapkan varian chip Blackwell khusus untuk pasar China. Chip versi ini didesain dengan kemampuan yang disesuaikan dan biaya produksi lebih rendah untuk mematuhi regulasi ekspor AS.
Pembahasan chip Nvidia dalam pertemuan Trump-Xi ini akan menentukan masa depan ekspor teknologi AI Amerika Serikat ke China serta berdampak pada perkembangan industri kecerdasan buatan global.
Artikel Terkait
Pramono Akui Kecewa Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, Prioritas Jaga Kondusivitas Ibu Kota
Konflik Timur Tengah Ancam Penutupan 10 Perusahaan Padat Karya di Jawa dan Banten dalam Tiga Bulan
AHY: Penyalahgunaan Lahan dan Sampah Jadi Pemicu Utama Banjir Jabodetabek
Sidang Korupsi Pengadaan Chromebook Memanas, Jaksa dan Pengacara Nadiem Makarim Adu Argumen