"Tidak ada modifikasi. Prinsipnya, etanol berpotensi menjadi katalis bagi bahan bakar itu sendiri. Dengan teknologi mesin yang kami miliki, mobil dapat berjalan dengan baik tanpa gangguan atau kerusakan," tuturnya.
Chery Pantau Kondisi di Lapangan
Hingga saat ini, Chery menyatakan belum menerima laporan atau temuan terkait kerusakan mesin yang disebabkan oleh penggunaan bahan bakar dengan kandungan etanol. Pihaknya berkomitmen untuk terus memonitor dan memastikan performa kendaraan konsumen tetap optimal.
"Berdasarkan pengecekan yang kami lakukan, belum ada temuan kerusakan mesin akibat BBM etanol. Kami akan terus memantau perkembangan ini di pasar," pungkas Yusuf.
Dengan klaim ini, Chery memposisikan diri sebagai salah satu brand yang siap mendukung transisi energi dan program bahan bakar ramah lingkungan pemerintah Indonesia.
Artikel Terkait
Kota Tua Jakarta Ramai Dikunjungi 18 Ribu Wisatawan Selama Dua Hari Libur Lebaran
Arus Balik Lebaran Mulai Terasa di Tol Cipali, Arah Jakarta Padat
Arus Balik Lebaran Mulai Padati Tol Cipali, Volume Kendaraan ke Jakarta Melonjak 161,5%
Arus Balik Lebaran Mulai Padati Tol Cipali, Volume Kendaraan ke Jakarta Naik 1,5 Kali Lipat