Harga patokan ekspor untuk konsentrat tembaga kembali mengalami kenaikan di awal Februari 2026. Tepatnya, pemerintah menetapkan angka USD6.422,91 per Wet Metrik Ton untuk periode 1-14 Februari. Angka ini melonjak hampir 5 persen dibandingkan patokan dua minggu sebelumnya di akhir Januari.
Tak cuma tembaga, emas juga ikut merangkak naik. HPE emas kini berada di level USD148.818,84 per kilogram. Sementara itu, Harga Referensi (HR) emas juga terdongkrak menjadi USD4.628,79 per troy ounce.
Semua ketetapan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 68 Tahun 2026 yang baru saja diterbitkan.
Lalu, apa yang jadi penyebabnya?
Menurut Tommy Andana, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag, tingginya permintaan global jadi pendorong utama. "Nilai HPE konsentrat tembaga naik karena tingginya permintaan industri global terhadap tembaga, terutama dari sektor energi terbarukan, kendaraan listrik, dan manufaktur perangkat elektronik," jelasnya dalam keterangan tertulis, Jumat lalu.
Artikel Terkait
Shinta Kamdani Soroti Jalan Pintas UMKM Naik Kelas: Masuk Rantai Pasok Korporasi
Ketika AI Mencipta, Apakah Jiwa Seni Kita Tergerus?
Antrean Ribuan Pelamar, Sektor Informal Melonjak: Apindo Soroti Bom Waktu Ketenagakerjaan
Lefundes Pasang Target Tiga Poin di Kandang Demi Kejar Persib