Di tengah upaya mencapai target pertumbuhan ekonomi, Ketua Umum Apindo Shinta Kamdani justru mengingatkan satu tantangan klasik yang tak kunjung usai: lapangan kerja. Menurutnya, dinamika dunia usaha memang punya peran besar, tapi setiap indikator makro yang berkaitan dengan bisnis harus dilihat sebagai ujian nyata bagi perekonomian.
Masalahnya, kata Shinta, mendapatkan pekerjaan saat ini bukan perkara mudah. Coba saja buka bursa lowongan, yang mengantri bisa ribuan orang untuk posisi yang jumlahnya sangat sedikit.
Ujarnya dalam diskusi Economic Insight 2026 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, akhir Januari lalu.
Yang lebih mengkhawatirkan, mayoritas lapangan kerja yang tersedia justru ada di sektor informal. Angkanya menembus lebih dari 50 persen dan terus naik. Ini bukan sekadar data statistik, melainkan isu ekonomi serius. Pekerja di sektor ini seringkali menghadapi ketidakpastian.
tandas Shinta.
Artikel Terkait
Lefundes Pasang Target Tiga Poin di Kandang Demi Kejar Persib
Andry Asmoro Desak Pemerintah Segera Rombak Kebijakan untuk Dongkrak Industri Manufaktur
Duel Sengit di Indonesia Arena: Garuda Hadang Singa Mesopotamia untuk Puncak Grup
Truk Kontener Lindas Korban Jiwa, Lalu Lintas Simpangan Depok Lumpuh Total