INDRAMAYU - Akses utama antar desa di Kecamatan Lelea, Indramayu, lumpuh total. Penyebabnya? Hujan deras yang mengguyur tanpa henti sejak Rabu malam, akhirnya memutus jalan kabupaten yang jadi urat nadi penghubung Desa Telagasari dan Desa Tempel. Air menggenangi ruas sepanjang setengah kilometer itu, membuat warga terpaksa berhenti beraktivitas.
Bukan cuma jalan yang jadi korban. Sekitar 20 hektare lebih lahan persawahan di kawasan Tuang Tempel ikut terendam. Semuanya berawal dari luapan sungai-sungai kecil di sekitar area persawahan yang tak sanggup lagi menampung derasnya curah hujan pada Kamis (29/1/2026) itu.
Kardani, seorang warga Desa Telagasari yang berusia 26 tahun, menggambarkan kejadiannya dengan lugas. Menurutnya, air datang begitu cepat dan tiba-tiba.
"Dampak meluapnya air dari sungai-sungai kecil meluap ke sawah, ya sekitar 20 hektar lah yang terendam," ujar Kardani saat ditemui di lokasi kejadian.
Artikel Terkait
Pengungsi Pasca-Bencana di Sumatera Menyusut, Huntara Aceh Rampung 100%
Chiki Fawzi Dapat Closure dari Kemenhaj, Ini Alasan Pencopotannya
Polri Serap Aspirasi Publik untuk Transformasi Layanan
Malam Larut di Bandung, dan Kenangan yang Tak Kunjung Pergi