Jakarta - Suasana di Jakarta International Stadium (JIS) Sabtu malam itu berubah begitu cepat. Dari gegap gempita, berubah jadi senyap penuh kekecewaan. Persija harus puas dengan hasil imbang 1-1 melawan Dewa United, sebuah hasil yang bagi banyak pihak terasa seperti kekalahan.
Tanggung jawab atas poin yang tercecer itu, diakui, ada di pundak seluruh elemen tim. Rasa kecewa dan penyesalan itu nyata. Mereka tahu, peluang untuk meraih kemenangan di kandang sendiri sudah di depan mata, tapi akhirnya menguap begitu saja.
Di tengah kerumunan itu, perasaan Emaxwell Souza mungkin yang paling campur aduk. Penyerang asing Persija itu sempat menjadi pahlawan dengan mencetak gol di masa injury time babak pertama. Sorak-sorai Jakmania membahana, seolah kemenangan sudah di tangan.
Namun, nasib berkata lain.
Artikel Terkait
Kapolri Lepas 4.009 Pemudik Gratis, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Perjalanan
Transaksi Digital Indonesia Tembus 4,67 Miliar, QRIS Melonjak 133%
Malam Takbiran 2026 Diperkirakan 19 Maret, Aturan Khusus Berlaku di Bali
Bus Tabrak Pikap Mogok di Tol Pejagan-Pemalang, Satu Tewas