Ia juga menambahkan detail yang bikin frustrasi bagi banyak orang.
"Jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Telagasari dan Desa Tempel terendam air, panjangnya sekitar 500 meter. Banyak juga motor yang mogok, belasan," ucapnya.
Ya, belasan sepeda motor dilaporkan mogok setelah nekat menerobos arus banjir yang tingginya cukup mengkhawatirkan. Mobilitas warga pun benar-benar macet.
Di sisi lain, harapan warga kini tertuju pada pemerintah setempat. Mereka mendesak agar Pemkab Indramayu segera turun tangan melakukan normalisasi sungai. Tujuannya jelas: agar jalur perekonomian antar desa ini tidak terputus setiap kali musim hujan tiba. Kerugian yang berulang, kata mereka, sudah cukup menjadi pelajaran.
Artikel Terkait
Panen Raya Majalengka Capai 11,5 Ton per Hektare, Stok Beras Nasional Dipastikan Surplus
Dua Turis Asing Pembuat Konten Porno Viral Berjaket Ojol Digagalkan Kabur di Bandara Bali
Dua Pemudik Motor Terluka dalam Kecelakaan di Jalur Padat Cirebon
Polisi Ungkap Jaringan Konten Dewasa WNA di Bali, Pelaku Pakai Jaket Ojol untuk Viral