Ia juga menambahkan detail yang bikin frustrasi bagi banyak orang.
"Jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Telagasari dan Desa Tempel terendam air, panjangnya sekitar 500 meter. Banyak juga motor yang mogok, belasan," ucapnya.
Ya, belasan sepeda motor dilaporkan mogok setelah nekat menerobos arus banjir yang tingginya cukup mengkhawatirkan. Mobilitas warga pun benar-benar macet.
Di sisi lain, harapan warga kini tertuju pada pemerintah setempat. Mereka mendesak agar Pemkab Indramayu segera turun tangan melakukan normalisasi sungai. Tujuannya jelas: agar jalur perekonomian antar desa ini tidak terputus setiap kali musim hujan tiba. Kerugian yang berulang, kata mereka, sudah cukup menjadi pelajaran.
Artikel Terkait
Trump Klaim Putin Setuju Hentikan Serangan ke Kyiv Selama Satu Pekan
Diklat ASN dan Ironi Negara yang Sibuk Data tapi Miskin Analisis
Waspada! Pintu Air Depok Siaga I, Karet Sentuh 470 Cm
Pengungsi Pasca-Bencana di Sumatera Menyusut, Huntara Aceh Rampung 100%