Seorang pedagang siomay memilih cara yang luar biasa untuk pulang kampung. Edi Rusidi, pria 50 tahun itu, nekat mudik dari Cilacap ke Pemalang dengan berjalan kaki. Yang membuatnya makin mencolok, ia mendorong gerobak dagangannya sepanjang perjalanan.
Menurut sejumlah saksi, perjalanan panjangnya sudah dimulai sejak Senin pagi, tepatnya pukul enam dari Sampang, Cilacap. Edi berharap bisa menginjakkan kaki di Desa Banyumudal, Pemalang, pada Jumat malam nanti. Bayangkan, empat hari empat malam di jalan.
Lantas, apa yang mendorongnya melakukan perjalanan ekstrem ini? Ternyata, ini bukan sekadar keisengan. Edi sedang menunaikan nazar.
"Dulu saya pernah kecelakaan parah. Kaki saya sampai dislokasi, nggak bisa jalan sama sekali," ujarnya.
Artikel Terkait
Polres Metro Depok Amankan 13 Pelaku dan Sita 4.066 Butir Tramadol
Menteri Apresiasi Kelancaran Mudik dan Program Gratis Polri Jelang Lebaran
Pertamina Siapkan 167 Bus untuk Fasilitasi Mudik Gratis 2026
Jasa Marga Proyeksikan 3,5 Juta Kendaraan Mudik Keluar Jakarta, Sistem Satu Arah Diterapkan