Pemerintah Kaji Berbagai Opsi untuk Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh
Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini sedang mengkaji berbagai alternatif opsi untuk menyelesaikan masalah utang proyek kereta cepat Whoosh. Menurutnya, kajian ini bertujuan untuk menemukan solusi terbaik dengan mempertimbangkan plus minus setiap pilihan.
Salah satu opsi yang sedang dibahas adalah usulan perpanjangan jangka waktu pelunasan utang hingga 60 tahun, sebagaimana sebelumnya diungkapkan oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan.
Dony menegaskan bahwa semua alternatif solusi akan disajikan untuk kemudian dipilih mana yang terbaik. Ia menyampaikan hal ini setelah bertemu di Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Kamis, 23 Oktober 2025.
Artikel Terkait
Perang dengan Iran Borong Rp5,4 Triliun Anggaran Israel per Hari
Sopir Bus Relakan Mudik Demi Antar Penumpang Pulang Kampung
Rest Area KM 207A Cirebon Sepi Usai Arus Mudik Surut
Transaksi Jakarta Tembus Rp21 Triliun Selama Ramadan, Tertinggi di Jawa