Coba Lerai Tawuran, Kisah Pilu Jukir di Pulogadung Disiram Air Keras

- Selasa, 21 Oktober 2025 | 13:38 WIB
Coba Lerai Tawuran, Kisah Pilu Jukir di Pulogadung Disiram Air Keras

Juru Parkir Disiram Air Keras Usai Coba Leraikan Tawuran Remaja di Pulogebang

Seorang juru parkir (jukir) warung kopi di kawasan Pulogebang, Jakarta Timur, menjadi korban penyiraman air keras pada Senin (20/10/2025) pagi. Insiden penyerangan ini terjadi saat korban berusaha melerai aksi tawuran antar remaja yang sedang memanas.

Kronologi Penyiraman Air Keras di Pulogebang

Menurut Kasubid Penmas Humas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di Jalan Raya Pulogebang, Kelurahan Ujung Menteng, Kecamatan Cakung. Korban yang diketahui berinisial A langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis setelah disiram cairan kimia berbahaya.

Upaya Damai yang Berujung Petaka

Kejadian bermula ketika korban melihat dua kelompok remaja yang terlibat konflik. Kelompok pertama terdiri dari enam remaja dengan tiga sepeda motor, sementara kelompok lain datang dari arah Bekasi dengan lima motor berisi sekitar sepuluh orang. Kedua kelompok ini kemudian saling berteriak dan menantang di depan lokasi kejadian.

Melihat situasi semakin ricuh, korban yang panik berusaha menenangkan para remaja dengan berteriak meminta mereka bubar dan tidak membuat keributan. Namun, upaya damai ini justru berbalas tindakan kekerasan ketika salah seorang remaja tiba-tiba turun dari motor dan menyiramkan cairan air keras ke tubuh korban.

Penyelidikan Polisi Terus Berlanjut

Polisi telah menerima laporan kasus ini di Polda Metro Jaya pada hari yang sama sekitar pukul 11.07 WIB. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih memburu para pelaku yang langsung melarikan diri usai kejadian. Beberapa saksi telah diperiksa, termasuk EK, NP, dan AR, untuk mengungkap motif dan identitas pelaku sepenuhnya.

Meskipun motif pasti belum diketahui, dugaan sementara menunjukkan insiden ini berkaitan dengan aksi tawuran antar remaja yang terjadi di sekitar lokasi. Kasus penyiraman air keras di Jakarta Timur ini menjadi perhatian serius pihak berwajib mengingat dampak buruk yang dapat ditimbulkan oleh cairan kimia berbahaya terhadap korban.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar