Juru Parkir Disiram Air Keras Usai Coba Leraikan Tawuran Remaja di Pulogebang
Seorang juru parkir (jukir) warung kopi di kawasan Pulogebang, Jakarta Timur, menjadi korban penyiraman air keras pada Senin (20/10/2025) pagi. Insiden penyerangan ini terjadi saat korban berusaha melerai aksi tawuran antar remaja yang sedang memanas.
Kronologi Penyiraman Air Keras di Pulogebang
Menurut Kasubid Penmas Humas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di Jalan Raya Pulogebang, Kelurahan Ujung Menteng, Kecamatan Cakung. Korban yang diketahui berinisial A langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis setelah disiram cairan kimia berbahaya.
Upaya Damai yang Berujung Petaka
Kejadian bermula ketika korban melihat dua kelompok remaja yang terlibat konflik. Kelompok pertama terdiri dari enam remaja dengan tiga sepeda motor, sementara kelompok lain datang dari arah Bekasi dengan lima motor berisi sekitar sepuluh orang. Kedua kelompok ini kemudian saling berteriak dan menantang di depan lokasi kejadian.
Melihat situasi semakin ricuh, korban yang panik berusaha menenangkan para remaja dengan berteriak meminta mereka bubar dan tidak membuat keributan. Namun, upaya damai ini justru berbalas tindakan kekerasan ketika salah seorang remaja tiba-tiba turun dari motor dan menyiramkan cairan air keras ke tubuh korban.
Penyelidikan Polisi Terus Berlanjut
Polisi telah menerima laporan kasus ini di Polda Metro Jaya pada hari yang sama sekitar pukul 11.07 WIB. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih memburu para pelaku yang langsung melarikan diri usai kejadian. Beberapa saksi telah diperiksa, termasuk EK, NP, dan AR, untuk mengungkap motif dan identitas pelaku sepenuhnya.
Meskipun motif pasti belum diketahui, dugaan sementara menunjukkan insiden ini berkaitan dengan aksi tawuran antar remaja yang terjadi di sekitar lokasi. Kasus penyiraman air keras di Jakarta Timur ini menjadi perhatian serius pihak berwajib mengingat dampak buruk yang dapat ditimbulkan oleh cairan kimia berbahaya terhadap korban.
Artikel Terkait
BSI Bagikan Dividen Rp1,51 Triliun, Setara Rp32,81 per Saham
Harga BBM Global Melonjak Akibat Ketegangan AS-Iran, Hong Kong Catatkan Harga Termahal Rp72.253 per Liter
Beckham Putra Percaya Diri Hadapi Persija, Kemenangan atas PSIM Jadi Modal Berharga Persib
15 Juta Penduduk Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank, LPS Genjot Literasi Keuangan