PT Esa Medika Mandiri, perusahaan yang bergerak di bidang distribusi dan produksi alat kesehatan, telah merancang strategi pertumbuhan jangka panjang yang akan diimplementasikan pada tahun 2026. Langkah ini mencakup pengembangan fasilitas produksi, penambahan lini produk, serta perluasan kerja sama strategis dengan mitra internasional.
Dalam paparannya, perseroan juga menyebutkan rencana investasi pada entitas anak atau proyek usaha baru sebagai bagian dari penguatan bisnis. Di sisi lain, Esa Medika berupaya memperluas basis pelanggan ke rumah sakit swasta, klinik, laboratorium, dan institusi kesehatan nonpemerintah lainnya. Tujuannya adalah mengurangi ketergantungan terhadap belanja pemerintah serta membangun portofolio pelanggan yang lebih terdiversifikasi.
Sebagai bagian dari penguatan ekosistem di sektor alat kesehatan, perusahaan bersama entitas lain dalam grup tengah menjajaki sejumlah inisiatif kerja sama strategis dengan mitra internasional. Inisiatif ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri, termasuk di segmen produk consumables.
"Langkah ini diharapkan mampu memperpendek rantai pasok, meningkatkan penggunaan produk dalam negeri, serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global industri alat kesehatan," ujar Founder sekaligus Komisaris Utama PT Esa Medika Mandiri, Surya Widjaja, pada Senin (8/6/2026).
Sejak memulai usaha pada tahun 2000, perusahaan konsisten membangun jaringan distribusi dan layanan teknis yang kini menjangkau berbagai rumah sakit dan klinik di sejumlah wilayah Indonesia. Selama lebih dari dua dekade, Esa Medika memasok berbagai kategori alat kesehatan mulai dari peralatan ruang operasi, ICU, hingga CSSD kepada lebih dari 200 fasilitas kesehatan di sebagian besar provinsi di Tanah Air.
Jangkauan tersebut mencakup rumah sakit rujukan nasional hingga klinik swasta. Perusahaan mengklaim mampu mendukung efisiensi operasional penyedia layanan kesehatan melalui ketersediaan produk, dukungan teknis, serta layanan purna jual yang terintegrasi.
"Kami berkomitmen terus memperkuat standar kualitas internasional dan efisiensi rantai pasok agar investasi peralatan medis di fasilitas kesehatan benar-benar memberikan nilai tambah," tutur Surya.
Kepercayaan jangka panjang dari para prinsipal global menjadi indikasi pengakuan terhadap kualitas layanan, kapabilitas teknis, dan rekam jejak perusahaan di segmen alat kesehatan. Esa Medika tercatat telah terlibat dalam beberapa proyek pengembangan dan pengadaan alat kesehatan rumah sakit di berbagai daerah di Indonesia.
Sebagian proyek tersebut didukung oleh lembaga internasional seperti Islamic Development Bank (IsDB). Dalam proyek-proyek itu, perseroan berperan sebagai penyedia solusi alat kesehatan terintegrasi, mulai dari perencanaan, pengadaan, instalasi, hingga pelatihan dan layanan purna jual.
Artikel Terkait
Kepala BGN Baru Rekrut Profesor Gizi dan Dokter Anak untuk Kawal Program Makan Bergizi Gratis
Pemerintah Tindaklanjuti Putusan Etik, Ketua Ombudsman Dipecat Usai Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Wakil Ketua MPR Sorot Rendahnya Partisipasi Perempuan di Industri Teknologi, Hambat Daya Saing Bangsa
Trump Desak Iran dan Israel Hentikan Serangan, Harga Minyak Melonjak Akibat Ketegangan Timur Tengah