Banggar DRI: Sejak Awal Kami Peringatkan BGN soal Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis

- Kamis, 04 Juni 2026 | 12:20 WIB
Banggar DRI: Sejak Awal Kami Peringatkan BGN soal Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah, angkat bicara mengenai kasus dugaan korupsi dalam tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjerat mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana beserta dua mantan wakilnya, Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung. Ia menegaskan bahwa sejak awal pihaknya telah berulang kali memperingatkan BGN untuk membenahi sistem pengelolaan internal, terutama yang berkaitan dengan program prioritas pemerintah tersebut.

"Saya sejak awal bolak-balik menyatakan kelemahan BGN sebagai prioritas yang menjadi andalan Bapak Presiden adalah pada aspek tata kelolanya," ujar Said di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Dalam pernyataannya, Said juga menyoroti adanya pengalihan fokus anggaran yang dinilai tidak tepat sasaran. Menurutnya, dana negara semestinya dialokasikan secara penuh untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat melalui program Makan Bergizi Gratis, bukan untuk keperluan lain yang tidak relevan.

"Itu yang saya sampaikan bolak balik, dan fokus kepada makan bergizi gratis, bukan fokus kepada insentif, fokus pada sepeda motor, fokus pada iPad. Itu tidak ada hubungan sama sekali," tegasnya.

Sementara itu, Komisi IX DPR mengaku tidak pernah menerima laporan terkait pengadaan barang yang dilakukan oleh BGN selama masa kepemimpinan Dadan Hindayana dan wakil-wakilnya. Dugaan sementara, para tersangka melakukan mark up atau penggelembungan anggaran dalam proses pengadaan sejumlah barang, seperti motor listrik, tablet, televisi, dan sepatu. Pengadaan barang-barang tersebut sebelumnya telah menuai protes luas di media sosial.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar