Penggunaan fungisida organik kian diminati di sektor pertanian seiring meningkatnya kesadaran akan praktik budidaya yang ramah lingkungan. Salah satu produk yang hadir sebagai alternatif adalah Biofungisida Plus, sebuah fungisida organik yang diformulasikan untuk mencegah dan mengendalikan serangan penyakit tanaman akibat jamur serta bakteri patogen. Produk ini diklaim dapat diaplikasikan pada berbagai jenis tanaman, mulai dari hortikultura, tanaman pangan, hingga perkebunan, dengan pendekatan biologis yang aman bagi lingkungan.
Biofungisida Plus dikembangkan dengan dukungan teknologi dari Jepang dan mengandung 13 bahan aktif berbasis mikroorganisme menguntungkan. Komposisi tersebut mencakup berbagai jenis bakteri dan jamur antagonis yang berperan penting dalam menekan patogen penyebab penyakit tanaman. Beberapa mikroba aktif di dalamnya antara lain Bacillus amyloliquefaciens, Bacillus pumilus, Bacillus licheniformis, Trichoderma, Gliocladium, Rhizobium, Rhizopus oligosporus, Aspergillus, Pseudomonas aeruginosa, Enterobacter spp, bakteri pelarut fosfat, pengikat nitrogen bebas, serta humic acid yang berfungsi sebagai pembenah tanah. Kombinasi ini dirancang untuk bekerja secara sinergis dalam menjaga kesehatan tanaman dan tanah secara keseluruhan.
Salah satu keunggulan utama produk ini adalah kemampuannya dalam mengendalikan penyakit tular tanah. Biofungisida Plus membantu menekan perkembangan patogen penyebab layu, busuk akar, busuk batang, hingga busuk buah yang kerap merugikan petani. Selain itu, produk ini juga berperan melindungi tanaman dari serangan jamur Fusarium serta berbagai penyakit lain yang menyerang sistem perakaran.
Di sisi lain, fungisida organik ini tidak hanya berfungsi sebagai pengendali penyakit, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesuburan tanah. Kandungan mikroba aktif di dalamnya membantu memperbaiki struktur tanah, memperbanyak akar dan anakan, memperkuat batang tanaman, serta mengoptimalkan penyerapan unsur hara. Humic acid yang terkandung di dalamnya berperan sebagai pembenah tanah alami yang mendukung pertumbuhan tanaman secara berkelanjutan.
Sebagai fungisida organik, Biofungisida Plus dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan fungisida kimia. Produk ini membantu mengembalikan keseimbangan hayati mikroba tanah yang terganggu akibat penggunaan bahan kimia berlebihan, sekaligus mendukung praktik pertanian berkelanjutan. Dengan kemasan berat bersih 250 gram, Biofungisida Plus diharapkan dapat menjadi alternatif bagi petani dalam menjaga produktivitas tanaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.
Artikel Terkait
BI Rate Naik 25 Bps, Dampak ke Bunga KPR Disebut Tak Otomatis Penuh
Ancol Gratiskan Masuk untuk Pemegang KTP Jakarta pada 22, 27, dan 28 Juni 2026
KB Bank Salurkan Rp720 Miliar ke MGM Bosco Logistics untuk Perkuat Rantai Dingin Nasional
KPK Dalami Aliran Dana Proyek Gedung Pemkab Lamongan, Periksa Direktur PT Brantas Abipraya