Kemarau Panjang Landa Bandung, BPBD Salurkan Ribuan Liter Air Bersih ke Wilayah Terdampak

- Jumat, 31 Juli 2026 | 05:50 WIB
Kemarau Panjang Landa Bandung, BPBD Salurkan Ribuan Liter Air Bersih ke Wilayah Terdampak

Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Bandung mulai memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mengintensifkan pendistribusian bantuan air bersih ke daerah-daerah yang mengalami kekeringan.

Salah satu kawasan yang paling terdampak adalah Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari. Di sana, belasan rukun warga (RW) dilaporkan kekurangan pasokan air bersih. BPBD telah mengirimkan 15 ribu liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan 666 keluarga atau sekitar 2.134 jiwa yang tersebar di tiga RW.

"Alhamdulillah, kami telah mendistribusikan 15 ribu liter air bersih. Sebanyak 666 keluarga, terdiri atas 2.134 jiwa pada tiga RW di Wargaluyu, mendapatkan bantuan pasokan air bersih," ujar Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bandung, Diki Sudrajat, Jumat (31/7/2026).

Diki menegaskan komitmen BPBD untuk terus menyuplai bantuan bagi warga terdampak. Dalam pelaksanaannya, BPBD bersinergi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung untuk menjangkau pemukiman warga. "Pendistribusian air bersih kami lakukan menggunakan mobil tangki," katanya.

BPBD mencatat beberapa kecamatan lain juga mengalami kekeringan, antara lain Rancaekek, Cimaung, Cileunyi, Katapang, Pasirjambu, dan Margaasih. "Area lain yang terdampak kekeringan pun kita turut pasok air bersih," jelas Diki.

Untuk meminimalisir dampak kemarau yang lebih luas, BPBD terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Selain pengiriman tangki air, upaya jangka panjang melalui optimalisasi jaringan perpipaan juga tengah digarap.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags