"Benar (ada tawuran), setelah subuh. (Tawuran diduga dipicu) Kesalahpahaman dan saling menantang serta saling mengejek," kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly saat dikonfirmasi.
Menurut Nicolas, dalam aksi tawuran itu, warga dari kedua kelompok saling serang menggunakan batu, senjata tajam, kayu, hingga petasan. Beruntung tak ada korban jiwa maupun luka imbas peristiwa tersebut.
"Anggota Polri dari Polres dan Polsek datang langsung membubarkan diri," ujarnya.
Aksi tawuran di lokasi ini memang beberapa waktu belakangan sudah sering kali terjadi. Nicolas mengatakan, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya dalam melakukan pencegahan, namun para warga tetap membandel
"Sudah banyak upaya yang dilakukan oleh Polrestro Jaktim dan Polsek Jatinegara baik preemtif, preventif, dan represif," ungkap dia.
Artikel Terkait
Penyidikan Kasus Penyiraman Aktivis KontraS oleh Empat Prajurit TNI Masih Berjalan
Korlantas Berlakukan Sistem Satu Arah Nasional untuk Arus Balik Mulai 24 Maret
Dua Pilot Tewas, Puluhan Luka dalam Kecelakaan Pesawat Air Canada dengan Truk Pemadam di Bandara LaGuardia
KPK Tunggu Hasil Tes Kesehatan untuk Kembalikan Yaqut ke Rutan