MURIANETWORK.COM - Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Timur mulai melakukan pembongkaran bangunan di bantaran Kali Ciliwung, tepatnya di Jalan Taman Harapan, Kelurahan Cawang, Kramat Jati. Tindakan ini merupakan bagian dari program normalisasi sungai yang bertujuan mengembalikan fungsi aliran air dan mengurangi risiko banjir di wilayah ibukota. Proses pembongkaran dilaksanakan setelah tahap pembebasan lahan selesai dilakukan.
Normalisasi untuk Antisipasi Banjir
Program normalisasi Kali Ciliwung ini bukan sekadar pembongkaran fisik. Langkah strategis ini difokuskan untuk meningkatkan kapasitas tampung dan aliran sungai. Dengan memperlebar dan merapikan bantaran, diharapkan air dapat mengalir lebih lancar, terutama saat musim hujan tiba. Upaya ini pada akhirnya diarahkan untuk meminimalisir genangan dan banjir yang kerap melanda kawasan di sepanjang aliran Ciliwung.
Selain aspek pengendalian banjir, penataan ini juga diharapkan membawa dampak positif bagi tata lingkungan. Bantaran sungai yang lebih tertata diyakini dapat menciptakan ruang yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat sekitar.
Dukungan dan Harapan bagi Warga
Dalam keterangan resminya, pihak Sudin SDA Jakarta Timur secara terbuka mengajak partisipasi warga. Dukungan masyarakat dinilai krusial untuk keberlanjutan program ini.
"Kegiatan pembongkaran bangunan di beberapa titik wilayah ini merupakan bagian dari normalisasi Kali Ciliwung," jelas mereka melalui siaran pers.
Artikel Terkait
Filipina Izinkan Sementara Bahan Bakar Euro-II untuk Jaga Stok di Tengah Krisis
MAKI Pertanyakan Perbedaan Perlakuan KPK pada Penahanan Yaqut dan Lukas Enembe
Dua Prajurit Marinir Gugur Disergap Kelompok Bersenjata di Maybrat
Polisi Terapkan Sistem Satu Arah dari Puncak ke Jakarta, Arus Naik Padat